Kamis, 24 Februari 2022

Materi Ajar Kelas 6E | Jum'at, 25 Februari 2022 | Tema 9 Subtema 2 Pb 1 dan 2

 Hari / Tanggal         : Jum'at, 25 Februari 2022

Tema 9                     : Menjelajah Angkasa Luar

Subtema 2                : Benda Angkasa Luar dan Rahasianya

Pembelajaran           : 1 dan 2

Muatan Pembelajaran : Bahasa Indonesia (3.9), IPA (3.7), SBdP (3.3)

Tujuan Pembelajaran :

1. Dengan menggali informasi dari bacaan, siswa mampu menjelaskan sistem tata surya dan karakteristik anggota tata surya (bintang). 

2. Dengan melengkapi tabel perbandingan jarak antara planet yang satu dengan yang lainnya dari matahari, siswa mampu mengurutkan planet anggota tata surya menurut jaraknya dengan matahari. 

3. Dengan melengkapi diagram, siswa mampu menyampaikan hasil telusuran tuturan dan tindakan tokoh serta penceritaan penulis dalam teks fiksi

4. Dengan melengkapi informasi dalam tabel, siswa mampu menjelaskan perbedaan bentuk tari kreasi daerah dan tari khas tradisional.


Assalamu'alaikum Wr Wb

Apakabar anak sholeh dan sholehah ?

Semoga semuanya selalu dalam lindungan Allah SWT.

Sebelum kita memulai pembelajaran daring hari ini, jangan lupa tetap melakukan kegiatan yang biasa kita lakukan setiap harinya yaitu :

Mendengarkan tausiah

Muraja'ah hafalannya

Sholat Dhuha minimal dua rakaat

dan selalu menjaga kebersihan agar kita selalu sehat dan terhindar dari segala penyakit. 


Anak anak yang sholeh dan sholehah, hari ini kita akan belajar Tema 9 Subtema 2 Pembelajaran 1 dan 2, silakan simak video berikut ini :


Klik DISINI : Video Pembelajaran

Klik DISINI : Video Pembelajaran 2


Fakta tentang Bintang

Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahayanya sendiri. Cahaya tersebut tersusun atas gas-gas, antara lain hidrogen dan helium. Bintang memiliki warna yang bermacam-macam. Ada yang berwarna merah, jingga, kuning putih, hingga berwarna biru. Perbedaan warna-warna tersebut salah satunya disebabkan oleh perbedaan suhu permukaan bintang tersebut.

Matahari adalah salah satu contoh bintang. Matahari merupakan bintang yang letaknya paling dekat dengan Bumi. Hal ini menyebabkan cahaya Matahari tampak lebih terang. Ukuran Matahari tampak lebih besar jika dilihat dari Bumi bila dibandingkan bintang-bintang lainnya di dalam tata surya. Matahari memiliki volume yang sangat besar yaitu sekitar satu juta kali volume Bumi. Dengan ukurannya yang sangat besar itu, Matahari memiliki gaya gravitasi yang sangat besar pula. Gaya gravitasi Matahari kurang lebih 28 kali lebih besar daripada gravitasi Bumi. Gaya gravitasi tersebut menyebabkan gaya tarik menarik antara Matahari dengan planet-planet dan benda langit lainnya. Hal inilah yang menyebabkan Matahari menjadi pusat tata surya yang dikelilingi oleh delapan planet. Kedelapan planet tersebut memiliki jarak yang bervariasi dari Matahari. Jarak dari Matahari ke Merkurius sekitar 57,9 juta km, ke Venus berjarak 108 juta km, ke Bumi berjarak 150 juta km, dan ke Mars berjarak 228 juta km. Sedangkan jarak Matahari ke planet luar yaitu Jupiter adalah 779 juta km, ke Saturnus berjarak 1.430 juta km, ke Uranus berjarak 2.880 juta km, dan paling jauh jarak ke Neptunus yaitu sejauh 4.500 juta km. 


Fakta tentang Bintang Jatuh

Ketika kita sedang memandangi langit malam yang cerah bertabur bintang, mungkin kita akan melihat bintang jatuh yang bergerak begitu cepat. Tetapi, benarkah itu benar-benar bintang yang jatuh? Mengapa disebut bintang jatuh? Sebuah bintang jatuh sebenarnya adalah nama lain untuk meteoroid. Meteorid tersebut terbakar saat mencoba memasuki atmosfer Bumi. Jadi, bintang jatuh bukanlah bintang sama sekali. Tidak ada bintang yang dapat jatuh. Meteoroid adalah benda kecil yang ada di luar angkasa. Ukuran meteroid mulai dari sebutir pasir hingga berdiameter sebesar sepuluh meter. Jika meteoroid berukuran lebih kecil dari sebutir pasir, para astronom menyebutnya sebagai debu antarplanet. Tapi jika meteoroid itu berdiameter lebih dari 10 meter, para astronom menyebutnya sebagai asteroid.

Meteoroid disebut sebagai Bintang Berekor. Ketika meteorid memasuki atmosfer Bumi, ia akan membentuk ekor terang di belakangnya. Ekor atau garis terang di belakangnya disebabkan oleh meteroid yang bergesekan dengan atmosfer Bumi. Gesekan dengan atmosfer ditambah kecepatan yang tinggi ketika meteroid memasuki Bumi menyebabkan suhunya naik dan membuatnya berpijar. Meteoroid yang berpijar tersebut tampak dari Bumi seperti bintang yang bergerak atau bintang jatuh. Masih ingatkah kamu tentang asteroid dan sabuk asteroid yang berada di sistem tata surya kita? Sabuk asteroid merupakan kumpulan asteroid yang membatasi antara planet dalam dan planet luar dalam tata surya kita. Asteroid berjumlah sangat banyak dan besar. Asteroid tersebut tertahan di jalurnya di antara orbit planet Mars dan Yupiter. Para ahli menduga ada sekitar 30.000 asteroid yang berada di sabuk asteroid. Asteroid juga diduga sebagai planet yang tidak jadi. Oleh sebab itu, ukuran diameternya bervariasi antara 10 meter hingga 30 km. Asteroid mempunyai ukuran yang lebih kecil dibanding planet, tetapi berukuran lebih besar dibanding meteoroid

Tari Kreasi Daerah

 Tahukah kamu apa yang disebut dengan tari kreasi? Tari kreasi juga disebut sebagai tari modern. Tidak seperti tari tradisional yang memiliki pakem dan aturan tertentu yang harus diikuti, tari kreasi lebih bebas. Akan tetapi, tari kreasi yang ada saat ini sering masih menggunakan sebagian dari gerakangerakan dasar yang diambil dari tari tradisional. Hal ini disebabkan karena pengaruh budaya tradisi di Indonesia yang masih sangat kuat. Pernahkah kamu melihat pergelaran tari kreasi di daerahmu? Salah satu tari kreasi daerah adalah Tari Jejer Kembang Menur. Tari kreasi tersebut baru saja ditampilkan di Istana Merdeka. Tarian tersebut dibawakan dalam rangka merayakan Kemerdekan Repubilk Indonesia yang ke-72 bulan Agustus 2017. Tari ini merupakan tari kreasi dari Tari Gandrung. Tari Gandrung adalah salah satu tari khas asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Saat ini, seniman Banyuwangi banyak mengembangkan Tari Gandrung menjadi kreasi baru. Namun demikian, mereka tidak melepaskan beberapa gerakan dasar Tari Gandrung. Selain itu, properti tari dalam Tari Gandrung juga masih menjadi ciri khas. Tari Gandrung sebenarnya merupakan tari berpasangan. Akan tetapi dalam pergelarannya saat itu, tarian dibuka dengan Tari Jejer Gandrung. Tari Jejer Gandrung ditarikan semua penari secara tunggal. Setelah itu, para penari mengundang pasangannya untuk menari bersama. Di daerah lain di Indonesia, tentu banyak tari kreasi daerah yang diciptakan. Tujuannya adalah agar daerah tetap melestarikan seni budaya daerahnya. Tari kreasi biasanya dibuat sesuai dengan perkembangan masyarakat saat ini. Beberapa gerakan, properti tari, maupun lagu pengiring dikembangkan menjadi lebih dinamis dan modern. Selain itu, tari kreasi juga digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan yang lebih sesuai dengan keadaan masyarakat saat ini. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan dan mengembangkan warisan daerah, upaya ini dilakukan agar generasi muda dapat meneruskan dan melestarikannya.


Setelah membaca teks diatas, kerjakanlah Latihan SBdP  berikut ini :

Silakan KLIK DISINI


Demikianlah pembelajaran hari ini, semoga semuanya dapat dipahami dengan baik dan bermanfaat dalam kehidupan sehari hari hari

Pesan dari bapak ibu guru jangan pernah tinggalkan sholat 5 waktu dan selalu patuhi nasehat ayah dan bunda

Mari kita akhiri pembelajaran hari ini dengan mengucap Alhamdulillah

Assalamu'alaikum wr wb

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar