Minggu, 25 Oktober 2026

Tes IT 2026 ( Muhammad Solihin )


Lingkungan Alam dan Buatan

Pendidikan Pancasila Kelas 4 Zainab

Identitas

Nama Guru: Muhammad Solihin, S.Pd., Gr


Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila


Hari / Tanggal: Senin / 26 Oktober 2026


Fase / Kelas: B / 4 Zainab


Materi: Lingkungan Alam dan Buatan


Pertemuan Ke: 1


Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, elemen Negara Kesatuan Republik Indonesia, murid mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal—seperti RT, RW, desa atau kelurahan, dan kecamatan—sebagai bagian dari wilayah NKRI. Murid juga menunjukkan perilaku bekerja sama dalam keberagaman suku bangsa, sosial, dan budaya yang terikat persatuan dan kesatuan di lingkungan sekitar.

Materi lingkungan alam dan buatan digunakan sebagai konteks untuk mengenali karakteristik lingkungan tempat tinggal. Rumusan CP Fase B tidak menyebut pembagian “alam dan buatan” sebagai kalimat CP tersendiri; pembagian ini membantu murid mengamati lingkungannya secara konkret.

Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengidentifikasi lingkungan tempat tinggalnya.
  2. Murid dapat membedakan lingkungan alam dan lingkungan buatan dengan benar.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

Mindful (fokus)
Murid mengamati contoh lingkungan dan memperhatikan ciri yang terbentuk secara alami atau dibuat manusia.
Meaningful (bermakna)
Murid menghubungkan materi dengan lingkungan rumah, sekolah, dan rute perjalanan sehari-hari.
Joyful (menyenangkan)
Murid bermain kartu klasifikasi “Alam atau Buatan?” dan menjelaskan pilihannya kepada teman.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati dan menyebutkan contoh lingkungan yang terdapat di sekitar tempat tinggalnya.
  2. Murid mengelompokkan contoh tersebut sebagai lingkungan alam atau buatan serta menjelaskan alasan pengelompokannya.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah dengan ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, karena salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan, serta Ar-Razzaq, Yang Maha Pemberi Rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, Surah Al-A‘rāf ayat 56:

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

Wa lā tufsidū fil-arḍi ba‘da iṣlāḥihā wad‘ūhu khaufaw wa ṭama‘ā(n), inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn(a).

“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”

Sumber teks Arab, transliterasi, dan terjemahan: Qur’an Kemenag, Al-A‘rāf 7:56.

Keterkaitan dengan materi: Ayat ini mengingatkan manusia agar tidak membuat kerusakan di bumi. Murid dapat menerapkannya dengan menjaga sungai, pohon, dan hewan; tidak membuang sampah sembarangan; serta merawat fasilitas buatan seperti taman, jalan, sekolah, dan tempat bermain.

2. Pengajaran Materi

Materi PPT : 

Klik Link Berikut ini : Lingkungan Alam dan Buatan Canva

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar makhluk hidup dan memengaruhi kehidupannya. Lingkungan tempat tinggal dapat terdiri atas unsur alam dan tempat atau sarana yang dibentuk maupun diatur oleh manusia. Keduanya sering berdampingan dan saling memengaruhi.

Lingkungan alam

Lingkungan alam terbentuk melalui proses alam, bukan dibangun manusia. Contohnya gunung, bukit, sungai, danau, pantai, hutan, tanah, udara, tumbuhan, dan hewan. Lingkungan alam menyediakan air, udara, tempat hidup, serta berbagai sumber daya. Kita perlu menjaga kebersihan air dan tanah, tidak merusak habitat, serta menggunakan sumber daya secukupnya.

Lingkungan buatan

Lingkungan buatan dibangun atau ditata manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Contohnya rumah, sekolah, jalan, jembatan, waduk, sawah, kebun, taman, pasar, dan tempat bermain. Lingkungan buatan dapat memiliki unsur alam di dalamnya, seperti pepohonan di taman atau air di waduk. Karena dibangun atau dikelola manusia, lingkungan ini perlu digunakan sesuai aturan dan dirawat bersama.

Jenis lingkunganCiri utamaContoh di sekitar kitaCara menjaganya
AlamTerbentuk oleh proses alam.Sungai, bukit, pantai, hutan, dan danau.Tidak mengotori air dan tanah; menjaga tumbuhan dan hewan.
BuatanDibangun, dibentuk, atau ditata manusia.Rumah, jalan, jembatan, sekolah, waduk, sawah, dan taman.Menggunakan sesuai fungsi, membuang sampah pada tempatnya, dan merawat fasilitas.

Bagaimana membedakan keduanya?

  1. Amati benda atau tempat yang ditemukan.
  2. Tanyakan: apakah bentuk utamanya terbentuk melalui proses alam, atau sengaja dibangun/ditata manusia?
  3. Kelompokkan berdasarkan asal terbentuknya. Jika manusia mengubah atau mengelola tempat itu, sebutkan juga unsur alam yang masih ada di dalamnya.
  4. Pikirkan cara merawatnya. Sungai dijaga agar tidak tercemar; jembatan dijaga dengan menggunakannya sesuai aturan.
Ingat: Ada tempat yang memadukan unsur alam dan buatan. Taman memiliki tanah dan tumbuhan, tetapi jalur, bangku, serta bentuk tamannya dirancang manusia. Sawah memakai tanah dan air, lalu diolah dan diatur manusia untuk bercocok tanam.

Contoh Soal Materi

Contoh 1

Dalam perjalanan, Siti melihat bukit, sungai, dan sebuah jembatan. Kelompokkan ketiga lingkungan tersebut.

Jawaban: Bukit dan sungai termasuk lingkungan alam karena terbentuk secara alami. Jembatan termasuk lingkungan buatan karena dibangun manusia untuk membantu orang menyeberang.

Contoh 2

Di dekat rumah Bima terdapat taman dengan pepohonan, jalan setapak, dan bangku. Apakah taman itu lingkungan alam atau buatan? Jelaskan.

Jawaban: Taman termasuk lingkungan buatan karena dirancang dan ditata manusia. Pepohonan dan tanah di dalamnya tetap merupakan unsur alam yang perlu dijaga.

3. Video Pembelajaran

Lingkungan Alam dan Lingkungan Buatan Materi Pancasila Kelas 4 SD

Tautan menuju video YouTube berdurasi sekitar 4 menit 36 detik. Setelah menonton, murid dapat mencatat dua contoh lingkungan alam dan dua contoh lingkungan buatan yang terlihat atau disebutkan.

4. Asesmen Formatif Berbasis HOTS

Misi pengamat lingkungan: Bacalah cerita dan tabel mini dengan cermat. Pilih jawaban terbaik, lalu gunakan alasan yang menunjukkan cara berpikirmu.

A. Pilihan Ganda

1. Saat berjalan ke sekolah, Rafi melihat sebuah danau alami. Danau tersebut termasuk lingkungan …

  • A. buatan, karena berisi air
  • B. alam, karena terbentuk oleh proses alam
  • C. buatan, karena dapat dikunjungi
  • D. alam, karena dibangun oleh warga

2. Warga membangun jembatan kecil agar anak-anak dapat menyeberangi sungai dengan aman. Manakah yang termasuk lingkungan buatan?

  • A. sungai saja
  • B. air dan ikan
  • C. jembatan
  • D. bukit di kejauhan

3. Perhatikan catatan pengamatan Dika: sungai, bukit, jalan raya, sekolah. Pasangan yang sama-sama termasuk lingkungan buatan adalah …

  • A. sungai dan bukit
  • B. bukit dan sekolah
  • C. jalan raya dan sekolah
  • D. sungai dan jalan raya

4. Sebuah taman kota memiliki pohon, jalan setapak, dan bangku. Kesimpulan yang paling tepat adalah …

  • A. seluruh unsur taman terbentuk alami
  • B. taman ditata manusia, tetapi di dalamnya terdapat unsur alam
  • C. taman tidak memiliki unsur alam
  • D. pohon dan bangku sama-sama dibangun dari alam tanpa campur tangan manusia

5. Sungai di dekat permukiman dipenuhi sampah. Tindakan yang paling bertanggung jawab adalah …

  • A. membuang sampah lebih jauh ke sungai
  • B. mengajak keluarga menjaga kebersihan dan melaporkan pencemaran kepada pihak yang tepat
  • C. menutup aliran sungai tanpa izin
  • D. mengabaikannya karena sungai termasuk alam

B. Isian

1. Lingkungan yang terbentuk melalui proses alam disebut lingkungan ….

2. Jalan raya dan jembatan termasuk lingkungan ….

3. Tuliskan satu contoh lingkungan alam dan satu contoh lingkungan buatan yang kamu temukan di sekitar tempat tinggalmu.

C. Esai

1. Pada peta sederhana perjalananmu ke sekolah terdapat sungai, kebun, jalan, dan gedung sekolah. Kelompokkan setiap tempat sebagai lingkungan alam atau buatan. Jelaskan alasanmu dan tuliskan satu cara menjaga masing-masing jenis lingkungan.

2. Warga ingin memperluas area parkir dengan menutup sebagian taman yang memiliki banyak pohon. Menurutmu, hal apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum keputusan dibuat? Usulkan solusi yang tetap memperhatikan kebutuhan warga dan kelestarian lingkungan.

5. Kunci Jawaban

Pilihan ganda: 1. B — danau terbentuk secara alami. 2. C — jembatan dibangun manusia. 3. C — jalan raya dan sekolah dibuat manusia. 4. B — taman ditata manusia dan memiliki unsur alam. 5. B — tindakan itu menjaga sungai dan melibatkan pihak yang tepat.

Isian: 1. Alam. 2. Buatan. 3. Jawaban beragam. Contoh: sungai (alam) dan sekolah (buatan).

Esai: 1. Sungai dan kebun dapat dikategorikan sebagai lingkungan alam jika yang dimaksud adalah unsur alaminya; jalan dan gedung sekolah termasuk buatan. Alasan perlu merujuk pada asal terbentuknya. Cara menjaga antara lain tidak membuang sampah ke sungai, merawat kebun, menaati aturan jalan, dan menjaga fasilitas sekolah. Jawaban lain yang logis dapat diterima. 2. Pertimbangkan kebutuhan parkir, fungsi taman, jumlah pohon, kenyamanan dan keselamatan warga, serta alternatif lokasi. Solusi dapat berupa mencari lahan lain, mengatur parkir secara bergiliran, atau merancang area parkir yang tetap mempertahankan sebagian besar pohon. Nilai jawaban berdasarkan alasan dan solusi yang masuk akal.

Kesimpulan

Lingkungan alam terbentuk melalui proses alam, seperti sungai, bukit, danau, dan hutan. Lingkungan buatan dibangun atau ditata manusia, seperti rumah, jalan, jembatan, sawah, sekolah, dan taman. Sebuah tempat dapat memadukan unsur alam dan buatan. Mengenali asal serta fungsi setiap unsur membantu kita menggunakan dan merawat lingkungan dengan bertanggung jawab.

Refleksi Pembelajaran

Sebagian besar murid dapat mengidentifikasi lingkungan di sekitar tempat tinggal serta membedakan contoh alam dan buatan dengan alasan yang tepat. Sebagian kecil murid masih memerlukan bimbingan saat mengelompokkan tempat yang memadukan unsur alam dan buatan, seperti taman atau sawah.

Materi Ajar Kelas 4 Zainab, Senin 26 Oktober 2026


PELAJARAN 1

Pendidikan Pancasila: Hak dan Kewajiban

Identitas

Nama Guru: Muhammad Solihin, S.Pd., Gr

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal: Senin / 26 Oktober 2026

Fase / Kelas: B / 4 Zainab

Materi: Hak dan Kewajiban

Pertemuan Ke: 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, elemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, murid mengidentifikasi dan melaksanakan aturan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal; mengidentifikasi serta menerapkan hak yang didapat dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah. Materi ini berfokus pada hak dan kewajiban murid di lingkungan sekolah.

CP diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Keputusan No. 020 Tahun 2026 mengubah bagian CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, bukan Pendidikan Pancasila. Naskah CP resmi 2025 · Perubahan CP 2026.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengidentifikasi dan melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

Mainful: Murid mengikuti permainan kartu “Hak, Kewajiban, atau Keduanya?” berdasarkan situasi di sekolah. Meaningful: Murid menghubungkan materi dengan aturan kelas dan pengalaman nyata sebagai warga sekolah. Joyful: Murid bermain peran dalam kelompok untuk memperagakan perilaku yang menghormati hak dan menjalankan kewajiban.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengidentifikasi contoh hak dan kewajiban warga sekolah serta menjelaskan perbedaannya melalui situasi sehari-hari.
  2. Murid memilih dan mempraktikkan perilaku yang menjalankan kewajiban sekaligus menghormati hak orang lain di sekolah.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah menjadi ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, dan Allah Maha Pemberi rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala — kutipan bagian relevan Surah Al-Mā’idah ayat 2:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā wa lā ta‘āwanū ‘alal-iṡmi wal-‘udwān.

“Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”

Sumber teks, transliterasi, dan terjemahan: Al-Qur’an NU Online, Al-Mā’idah 5:2.

Keterkaitan: Warga sekolah hidup bersama dan saling membutuhkan. Menjalankan kewajiban, seperti menjaga kebersihan dan mematuhi kesepakatan kelas, merupakan bentuk kerja sama yang membantu setiap murid menikmati haknya untuk belajar dengan aman dan nyaman.

2. Pengajaran Materi

Pengertian hak dan kewajiban

Hak adalah sesuatu yang patut diterima atau dinikmati seseorang. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan tanggung jawab. Di sekolah, hak dan kewajiban berjalan berdampingan. Hak seorang murid tidak boleh digunakan untuk mengganggu hak murid lain.

Situasi sekolahContoh hakContoh kewajiban
Kegiatan belajarMendapat penjelasan dan kesempatan bertanya.Mendengarkan saat orang lain berbicara dan mengikuti pembelajaran.
Lingkungan kelasMenggunakan ruang belajar yang aman dan bersih.Menjaga kebersihan dan merawat fasilitas bersama.
PergaulanDihormati serta tidak dirundung atau dibeda-bedakan.Menghormati teman, tidak mengejek, dan menyelesaikan perbedaan dengan santun.
Fasilitas sekolahMenggunakan buku, perpustakaan, dan alat belajar sesuai aturan.Mengembalikan barang pada tempatnya dan menggunakannya secara bertanggung jawab.

Bagaimana hak dan kewajiban saling terkait?

Contohnya, setiap murid berhak belajar di kelas yang bersih. Agar hak itu terjaga, semua warga kelas berkewajiban membuang sampah pada tempatnya dan menjalankan piket. Kewajiban bukan hukuman; kewajiban membantu kehidupan bersama berlangsung tertib, adil, dan aman.

Langkah mengambil keputusan dalam situasi sekolah

  1. Kenali situasinya. Apa yang terjadi dan siapa yang terlibat?
  2. Tentukan hak siapa yang perlu dihormati dan kewajiban apa yang harus dilakukan.
  3. Pilih tindakan yang aman, adil, sesuai aturan, dan tidak merugikan orang lain.
  4. Jika masalah belum selesai, bicarakan dengan santun dan mintalah bantuan guru atau orang dewasa tepercaya.

Contoh Soal Materi

Contoh 1. Raka ingin membaca buku perpustakaan untuk tugas. Sebutkan hak Raka dan dua kewajibannya saat memakai buku.

Contoh jawaban: Raka berhak menggunakan buku perpustakaan sesuai aturan. Ia berkewajiban menjaga buku agar tidak rusak dan mengembalikannya tepat waktu.

Contoh 2. Setelah kegiatan membuat prakarya, kelas menjadi kotor. Beberapa murid ingin langsung bermain. Apa tindakan yang menunjukkan keseimbangan hak dan kewajiban?

Contoh jawaban: Murid membersihkan sisa bahan dan mengembalikan alat terlebih dahulu, lalu menggunakan waktu bermain sesuai kesepakatan. Dengan begitu, kelas kembali nyaman untuk semua.

Video Pembelajaran

HAK DAN KEWAJIBAN || PPKN KELAS 4 - BAB 2 || KURIKULUM MERDEKA

Video oleh BIMBEL ONLINE. Judul, deskripsi, dan topiknya diperiksa. Guru dapat meminta murid mencatat satu hak dan satu kewajiban yang dicontohkan dalam video.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

Misi kelas: Jadilah “Detektif Warga Sekolah”! Analisis situasi, tentukan hak dan kewajiban yang terkait, lalu pilih tindakan yang paling bertanggung jawab.

A. Pilihan Ganda

1. Saat diskusi, Dini ingin menyampaikan pendapat. Tindakan yang paling baik agar hak Dini dan teman-temannya sama-sama dihormati adalah …

  1. Dini berbicara terus tanpa memberi kesempatan teman lain.
  2. Dini mengangkat tangan, menyampaikan pendapat dengan santun, dan mendengarkan giliran teman.
  3. Dini meninggalkan kelas ketika teman berbicara.
  4. Dini meminta teman tidak bertanya.

2. Kelas mendapat hak menggunakan bola sekolah. Setelah bermain, bola tertinggal di lapangan. Kewajiban yang paling berkaitan dengan hak tersebut adalah …

  1. Membawa bola pulang.
  2. Mengembalikan bola ke tempat penyimpanan dan melaporkan jika rusak.
  3. Menyembunyikan bola agar tidak dipakai kelas lain.
  4. Membiarkannya di lapangan.

3. Niko melihat temannya diejek karena berbeda bahasa daerah. Tindakan yang paling sesuai dengan hak dan kewajiban warga sekolah adalah …

  1. Ikut mengejek supaya dianggap lucu.
  2. Mengabaikan karena bukan urusannya.
  3. Menghentikan ejekan dengan aman, mengajak teman menghormati perbedaan, dan meminta bantuan guru bila perlu.
  4. Menyebarkan cerita itu di grup kelas.

4. Beberapa murid mengusulkan piket hanya dilakukan oleh murid yang duduk paling depan. Agar keputusan lebih adil, kelas sebaiknya …

  1. Menerima usul tanpa berdiskusi.
  2. Membuat jadwal bergiliran yang disepakati dan membagi tugas secara wajar.
  3. Menghapus kegiatan piket.
  4. Meminta satu murid membersihkan seluruh kelas setiap hari.

5. Seorang murid merusak alat peraga saat bermain, lalu berkata bahwa ia tetap berhak memakai alat sekolah. Penilaian terbaik terhadap pernyataan itu adalah …

  1. Benar, hak memakai fasilitas berarti boleh melakukan apa saja.
  2. Kurang tepat; hak menggunakan fasilitas harus disertai kewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas kerusakan.
  3. Benar jika tidak ada guru.
  4. Salah karena murid tidak pernah boleh memakai alat sekolah.

B. Isian

1. Sesuatu yang patut diterima atau dinikmati seseorang disebut ….

2. Kewajiban murid setelah meminjam buku perpustakaan adalah ….

3. Tuliskan satu tindakan yang dapat dilakukan jika hak seorang teman untuk belajar dengan aman terganggu.

C. Esai

1. Kelasmu memiliki hak menggunakan taman sekolah saat istirahat. Namun, setelah digunakan, banyak bungkus makanan tertinggal. Jelaskan hak dan kewajiban yang terlibat, lalu usulkan dua langkah agar taman tetap nyaman bagi semua.

2. Kelompokmu membuat aturan bahwa hanya murid yang aktif menjawab boleh memakai alat praktik. Apakah aturan itu adil? Jelaskan alasanmu dan usulkan aturan yang lebih baik.

Kesimpulan

Hak adalah sesuatu yang patut diterima, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan tanggung jawab. Di sekolah, hak belajar, merasa aman, dan menggunakan fasilitas berjalan bersama kewajiban mengikuti aturan, menjaga lingkungan, merawat fasilitas, serta menghormati hak orang lain.

Refleksi Pembelajaran

PELAJARAN 2

Matematika: Pecahan

Identitas

Nama Guru: Muhammad Solihin, S.Pd., Gr

Mata Pelajaran: Matematika

Hari / Tanggal: Senin / 26 Oktober 2026

Fase / Kelas: B / 4 Zainab

Materi: Pecahan

Pertemuan Ke: 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, elemen Bilangan, murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpembilang satu serta pecahan berpenyebut sama; mengenal dan menerapkan pecahan senilai; memiliki intuisi pecahan dan desimal; serta menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.

CP diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Keputusan No. 020 Tahun 2026 mengubah bagian CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, bukan Matematika. Naskah CP resmi 2025 · Perubahan CP 2026.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid mengenal dan mampu menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta mampu menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

Mainful: Murid bermain “Pasangkan Kartu Pecahan” menggunakan kartu bergambar, angka pecahan, desimal, dan persen. Meaningful: Murid menghubungkan pecahan dengan membagi makanan, membaca ukuran, dan memahami persentase sederhana dalam kehidupan. Joyful: Murid menyusun poster mini atau garis bilangan pecahan bersama kelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid menjelaskan dan membuat pecahan senilai dengan model gambar atau perkalian/pembagian pembilang dan penyebut oleh bilangan yang sama.
  2. Murid menggunakan model dan garis bilangan untuk membangun intuisi hubungan pecahan dengan desimal sederhana.
  3. Murid mengubah pecahan berpenyebut 10 atau 100 menjadi desimal dan persen, serta menjelaskan kesetaraan nilainya.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah menjadi ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, dan Allah Maha Pemberi rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala — Surah Ar-Raḥmān ayat 9:

وَاَقِيْمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيْزَانَ

Wa aqīmul-wazna bil-qisṭi wa lā tukhsirul-mīzān.

“Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi timbangan itu.”

Sumber teks, transliterasi, dan terjemahan: Al-Qur’an NU Online, Ar-Raḥmān 55:9.

Keterkaitan: Ayat ini mengajarkan keadilan dalam menimbang. Saat membagi benda atau makanan, pecahan membantu kita menyatakan bagian secara tepat dan memahami apakah bagian-bagian itu setara.

2. Pengajaran Materi

Mengenal pecahan

Pecahan menyatakan satu atau beberapa bagian yang sama besar dari satu keseluruhan. Pada pecahan a/b, bilangan a disebut pembilang, yaitu banyak bagian yang diambil, sedangkan b disebut penyebut, yaitu banyak seluruh bagian sama besar. Penyebut tidak boleh nol.

Contoh: sebuah kue dibagi menjadi 4 bagian sama besar. Jika 3 bagian diambil, bagian yang diambil adalah 3/4.

Pecahan senilai

Pecahan senilai memiliki nilai yang sama meskipun angka pembilang dan penyebutnya berbeda. Kalikan atau bagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama (bukan nol) untuk memperoleh pecahan senilai.

LangkahOperasi pada pembilang dan penyebutHasilMakna
Mengalikan1/2 × 2/22/4Setengah sama dengan dua perempat.
Mengalikan3/4 × 25/2575/100Tiga perempat sama dengan tujuh puluh lima perseratus.
Mengalikan1/5 × 20/2020/100Satu perlima sama dengan dua puluh perseratus.

Hubungan pecahan, desimal, dan persen

Desimal adalah cara lain menulis bilangan menggunakan tanda koma. Persen berarti “per seratus”, ditulis dengan lambang %. Model gambar atau petak 100 kotak membantu melihat bahwa bagian yang sama dapat ditulis dalam bentuk pecahan, desimal, atau persen.

PecahanDesimalPersenPenjelasan sederhana
1/20,550%Setengah dari 100 adalah 50.
1/40,2525%25 dari setiap 100 bagian.
3/40,7575%75 dari setiap 100 bagian.
1/50,220%20 dari setiap 100 bagian.
3/50,660%60 dari setiap 100 bagian.

Cara mengubah bentuk

  1. Pecahan ke persen: ubah pecahan menjadi penyebut 100 jika mudah, lalu tulis pembilangnya diikuti tanda persen. Contoh: 3/4 = 75/100 = 75%.
  2. Persen ke desimal: ingat bahwa persen berarti per seratus. Maka 75% = 75/100 = 0,75.
  3. Desimal ke persen: ubah desimal ke per seratus. Contoh: 0,6 = 60/100 = 60%.
  4. Periksa kewajaran: 1/2, 0,5, dan 50% harus menunjukkan bagian yang sama besar. Jika angka persen mendekati 100%, bagian yang ditunjukkan mendekati satu keseluruhan.

Catatan: Nilai desimal pada contoh ditulis menggunakan tanda koma sesuai penulisan bilangan desimal dalam bahasa Indonesia.

Contoh Soal Materi

Contoh 1. Sebuah cokelat dibagi menjadi 8 bagian sama besar. Naya makan 4 bagian. Tuliskan bagian yang dimakan dalam bentuk pecahan, lalu sederhanakan.

Jawaban: Bagian yang dimakan adalah 4/8. Bagi pembilang dan penyebut dengan 4: 4/8 = 1/2. Jadi, Naya memakan setengah cokelat.

Contoh 2. Dari 100 kotak pada papan kelas, 35 kotak diwarnai biru. Tuliskan bagian biru sebagai pecahan perseratus, desimal, dan persen.

Jawaban: 35/100 = 0,35 = 35%.

Contoh 3. Rafi menyatakan 1/2 = 0,2. Apakah benar? Jelaskan dengan membandingkannya dengan persen.

Jawaban: Tidak benar. 1/2 = 0,5 = 50%, sedangkan 0,2 = 20% = 1/5. Nilainya berbeda.

Video Pembelajaran

HUBUNGAN PECAHAN DESIMAL DENGAN PERSEN | BAB 2 PECAHAN | MATEMATIKA | KELAS 4 | KURIKULUM MERDEKA

Video oleh Video Materi SD. Judul dan kecocokannya untuk pecahan desimal serta persen kelas 4 diperiksa. Untuk latihan pecahan senilai, gunakan model gambar atau kartu pecahan sebelum menonton.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

Misi: Jadilah “Detektif Pecahan”! Cari pasangan nilai yang sama, tunjukkan cara berpikirmu, dan periksa jawaban dengan model gambar atau petak 100.

A. Pilihan Ganda

1. Kartu pecahan manakah yang senilai dengan 2/3?

  1. 3/5
  2. 4/6
  3. 4/5
  4. 2/6

2. Dua pita sama panjang dipotong menjadi bagian sama besar. Pita A diwarnai 3/4 bagian, sedangkan pita B diwarnai 6/8 bagian. Kesimpulan yang tepat adalah …

  1. Pita A memiliki bagian berwarna lebih banyak.
  2. Pita B memiliki bagian berwarna lebih banyak.
  3. Bagian berwarna kedua pita sama besar.
  4. Keduanya tidak dapat dibandingkan karena penyebutnya berbeda.

3. Pada papan 100 kotak, 40 kotak diwarnai hijau. Bentuk desimal dan persen yang tepat adalah …

  1. 0,4 dan 40%
  2. 0,04 dan 4%
  3. 4,0 dan 400%
  4. 0,40 dan 4%

4. Lani mengatakan 0,25 sama dengan 25%. Cara terbaik untuk memeriksa pernyataannya adalah …

  1. Mengalikan 0,25 dengan 100, sehingga diperoleh 25%.
  2. Mengurangi 25 dari 100, sehingga diperoleh 75%.
  3. Mengubah 0,25 menjadi 2,5%.
  4. Menyatakan semua desimal sama dengan persen yang angkanya sama.

5. Sebuah resep memerlukan 1/2 gelas susu. Gelas ukur menunjukkan 0,5 gelas. Apa kesimpulan yang benar?

  1. Takaran belum cukup karena 0,5 lebih kecil dari 1/2.
  2. Takaran sama, sebab 1/2 = 0,5.
  3. Takaran dua kali lebih banyak.
  4. Nilainya tidak dapat dibandingkan.

B. Isian

1. Lengkapi pecahan senilai: 3/5 = …/10.

2. Bentuk desimal dari 65/100 adalah ….

3. Bentuk persen dari 0,8 adalah ….

C. Esai

1. Sebuah kelas mengumpulkan 100 tutup botol untuk prakarya. Sebanyak 25 tutup botol berwarna merah. Tuliskan bagian merah sebagai pecahan, desimal, dan persen. Jelaskan bagaimana kamu mengetahui ketiganya senilai.

2. Tiga murid menuliskan bagian yang sama: Nisa menulis 1/4, Bayu menulis 0,25, dan Sari menulis 25%. Apakah mereka sepakat? Tunjukkan cara membuktikannya dan gambarkan atau jelaskan model yang dapat membantu teman memahami.

Kesimpulan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pecahan senilai memiliki nilai yang sama walaupun pembilang dan penyebut berbeda. Pecahan sederhana dapat ditulis dalam bentuk desimal dan persen, misalnya 1/2 = 0,5 = 50% dan 3/4 = 0,75 = 75%. Model gambar, garis bilangan, dan petak 100 membantu memeriksa kesetaraan tersebut.

Refleksi Pembelajaran

PELAJARAN 3

IPAS: Musim dan Iklim di Indonesia

Identitas

Nama Guru: Muhammad Solihin, S.Pd., Gr

Mata Pelajaran: IPAS

Hari / Tanggal: Senin / 26 Oktober 2026

Fase / Kelas: B / 4 Zainab

Materi: Musim dan Iklim di Indonesia

Pertemuan Ke: 1

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, elemen Pemahaman IPAS, murid menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Keterampilan proses yang mendukungnya mencakup mengamati fenomena, mengajukan pertanyaan dan prediksi, melakukan penyelidikan sederhana dengan panduan, mengolah informasi, merefleksi, serta mengomunikasikan hasil.

CP diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Keputusan No. 020 Tahun 2026 mengubah bagian CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, bukan IPAS. Naskah CP resmi 2025 · Perubahan CP 2026.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy

Mainful: Murid bermain “Kartu Cuaca, Musim, atau Iklim?” dan menyusun ide aksi hemat sumber daya. Meaningful: Murid menghubungkan musim dan iklim dengan air, pangan, kesehatan, serta kebiasaan warga di sekitar. Joyful: Kelompok membuat poster atau janji aksi “Satu Minggu Lebih Hemat” berdasarkan masalah yang ditemukan.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid membedakan cuaca, musim, dan iklim; mengidentifikasi musim di Indonesia serta menghubungkan perubahan iklim dengan dampak yang mungkin terjadi pada sumber daya alam.
  2. Murid mengamati satu masalah penggunaan atau pelestarian sumber daya alam dan mengusulkan solusi sederhana yang dapat dilakukan di rumah atau sekolah untuk membantu mitigasi perubahan iklim.

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah menjadi ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, dan Allah Maha Pemberi rezeki.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala — Surah Al-A‘rāf ayat 56:

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

Wa lā tufsidū fil-arḍi ba‘da iṣlāḥihā wad‘ūhu khaufaw wa ṭama‘ā, inna raḥmatallāhi qarībun minal-muḥsinīn.

“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”

Sumber teks, transliterasi, dan terjemahan: Al-Qur’an NU Online, Al-A‘rāf 7:56.

Keterkaitan: Menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya dengan bijak merupakan bagian dari perbuatan baik. Kebiasaan tersebut membantu mengurangi pemborosan dan mendukung usaha menghadapi perubahan iklim.

2. Pengajaran Materi

Cuaca, musim, dan iklim

IstilahArti sederhanaContoh
CuacaKeadaan udara pada tempat dan waktu tertentu; dapat berubah dalam waktu singkat.Pagi ini mendung, lalu sore turun hujan.
MusimPola keadaan cuaca yang cenderung berlangsung dalam periode tertentu dan berulang dalam setahun.Musim hujan atau musim kemarau.
IklimPola rata-rata keadaan cuaca dalam jangka waktu panjang di wilayah tertentu.Indonesia beriklim tropis dan umumnya mengalami musim hujan serta kemarau.

Musim di Indonesia

Banyak wilayah Indonesia mengenal musim hujan dan musim kemarau. Pergantian musim berkaitan dengan pola angin dan kondisi atmosfer. Waktu mulai, lama, dan banyaknya hujan tidak selalu sama di setiap daerah atau setiap tahun. Karena itu, prakiraan cuaca dan informasi resmi penting untuk membantu kegiatan sehari-hari.

Perubahan iklim

Perubahan iklim adalah perubahan pola suhu dan cuaca dalam jangka panjang. Perubahan itu berbeda dari perubahan cuaca harian. Kegiatan manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil yang melepaskan gas rumah kaca, menjadi pendorong utama perubahan iklim global. Perubahan iklim dapat meningkatkan risiko panas ekstrem, kekeringan, hujan lebat, dan gangguan pada ketersediaan air atau pangan. Dampaknya berbeda menurut wilayah; satu kejadian cuaca saja tidak cukup untuk membuktikan perubahan iklim.

Bagaimana menjaga sumber daya alam dan membantu mitigasi?

Sumber daya alam meliputi air, tanah, tumbuhan, hewan, dan bahan tambang yang dimanfaatkan manusia. Mitigasi perubahan iklim berarti upaya mengurangi penyebab perubahan iklim atau emisi gas rumah kaca. Tindakan kecil akan lebih bermakna bila dilakukan bersama dan menjadi kebiasaan.

  1. Hemat listrik: matikan lampu dan alat listrik ketika tidak digunakan. Menghemat energi dapat mengurangi kebutuhan pembangkitan listrik, terutama jika sumbernya menghasilkan emisi.
  2. Hemat air: tutup keran saat tidak digunakan, perbaiki kebocoran bersama orang dewasa, dan gunakan air secukupnya.
  3. Kurangi sampah: gunakan kembali barang yang masih layak, bawa botol minum, dan pilah sampah sesuai fasilitas setempat. Mengurangi sampah membantu menekan penggunaan bahan dan energi baru.
  4. Rawat tanaman dan pohon: menanam dan merawat pohon sesuai kondisi setempat membantu menjaga lingkungan dan menyerap karbon saat tumbuh. Jangan menanam sembarangan di tempat yang tidak cocok.
  5. Bergerak bersama: buat pengamatan sederhana, catat masalah seperti lampu menyala saat kelas kosong atau keran bocor, lalu bicarakan solusi yang aman dengan guru.

Contoh Soal Materi

Contoh 1. Pagi ini hujan deras selama dua jam. Apakah informasi itu cuaca, musim, atau iklim? Jelaskan.

Jawaban: Itu informasi cuaca karena menggambarkan keadaan udara di tempat dan waktu tertentu dalam periode singkat.

Contoh 2. Kelas menemukan lampu tetap menyala saat ruangan kosong dan keran menetes terus-menerus. Tuliskan satu solusi untuk tiap masalah dan jelaskan manfaatnya.

Jawaban: Buat kebiasaan mematikan lampu saat kelas kosong untuk menghemat listrik. Laporkan keran yang bocor kepada guru atau petugas agar diperbaiki dan air tidak terbuang.

Video Pembelajaran

Musim dan Iklim di Indonesia (Iklim dan Perubahannya) — CP Terbaru 2025 IPAS Kelas 4 SD Bab 4 (a)

Video oleh Pak Bay. Judul dan deskripsi YouTube telah diperiksa. Setelah menonton, murid dapat menyebutkan perbedaan cuaca, musim, dan iklim serta satu kebiasaan menjaga sumber daya alam.

Asesmen Formatif Berbasis HOTS

Misi: Jadilah “Tim Aksi Iklim Cilik”! Analisis situasi, pilih solusi yang masuk akal, dan jelaskan bagaimana solusi itu menghemat sumber daya atau mengurangi emisi.

A. Pilihan Ganda

1. Selama beberapa dekade, rata-rata suhu di suatu wilayah meningkat dan pola hujannya berubah. Informasi itu paling tepat menggambarkan …

  1. cuaca pagi ini.
  2. perubahan iklim jangka panjang.
  3. satu kali hujan deras.
  4. pergantian siang dan malam.

2. Kelas ingin menghemat sumber daya sekaligus membantu mitigasi perubahan iklim. Program yang paling tepat adalah …

  1. Membiarkan lampu menyala agar kelas selalu terang.
  2. Mencatat pemakaian listrik dan air, lalu mematikan lampu serta menutup keran ketika tidak digunakan.
  3. Membuang semua sampah ke sungai.
  4. Menggunakan lebih banyak barang sekali pakai.

3. Hari ini hujan deras di kota Sari. Seorang teman menyimpulkan bahwa perubahan iklim pasti menjadi penyebab hujan hari ini. Penilaian terbaik adalah …

  1. Kesimpulan itu pasti benar karena hujan selalu disebabkan perubahan iklim.
  2. Kesimpulan itu belum cukup bukti; cuaca harian perlu dibedakan dari pola jangka panjang.
  3. Kesimpulan itu benar jika hujan berlangsung satu jam.
  4. Perubahan iklim hanya terjadi saat musim kemarau.

4. Di sekolah, keran bocor dibiarkan selama beberapa hari. Tindakan awal yang paling tepat adalah …

  1. Mengabaikannya karena air akan selalu tersedia.
  2. Melaporkan keran kepada guru atau petugas, lalu membuat kebiasaan menutup keran dengan benar.
  3. Membuka keran lebih lebar agar cepat habis.
  4. Menyalahkan teman tanpa memeriksa keadaan.

5. Kelompok murid ingin menanam banyak pohon untuk mengatasi perubahan iklim. Agar rencana lebih bertanggung jawab, mereka sebaiknya …

  1. Menanam sembarang jenis pohon di mana saja tanpa izin.
  2. Memilih lokasi dan tanaman yang sesuai, meminta izin, lalu merawatnya secara berkelanjutan.
  3. Menanam pohon lalu meninggalkannya tanpa penyiraman.
  4. Menebang tanaman lain agar semua tempat menjadi kosong.

B. Isian

1. Keadaan udara pada tempat dan waktu tertentu disebut ….

2. Upaya mengurangi penyebab perubahan iklim, misalnya mengurangi emisi gas rumah kaca, disebut ….

3. Tuliskan satu tindakan hemat sumber daya alam yang dapat dilakukan di kelas: ….

C. Esai

1. Sekolahmu menggunakan banyak gelas plastik sekali pakai setiap hari. Usulkan dua langkah yang realistis untuk mengurangi sampah dan penggunaan sumber daya. Jelaskan manfaat tiap langkah.

2. Buat rancangan aksi sederhana selama satu minggu untuk menghemat air atau listrik di kelas. Tuliskan masalah yang diamati, tindakan, cara mencatat hasil, dan bagaimana kamu tahu apakah aksi tersebut berhasil.

Kesimpulan

Cuaca menggambarkan keadaan udara pada waktu dan tempat tertentu, musim adalah pola yang berlangsung dalam periode tertentu, sedangkan iklim merupakan pola cuaca jangka panjang. Indonesia umumnya mengalami musim hujan dan kemarau, dengan waktu dan kondisi yang dapat berbeda antarwilayah. Menghemat listrik dan air, mengurangi sampah, serta merawat tanaman adalah contoh aksi yang membantu menjaga sumber daya alam dan mendukung mitigasi perubahan iklim.

Refleksi Pembelajaran