Jumat, 09 Oktober 2026

Kisi Kisi STS Ganjil Kelas 4 Zainab, Senin 12 Oktober 2026

 Identitas

Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal : Senin / 12 Oktober 2026

Fase / Kelas : B / 4 Zainab

Materi : Sumatif Tengah Semester

Pertemuan Ke : 3


Bahasa Indonesia : 


No

Tujuan Pembelajaran / KD

Indikator Soal

Materi Pokok

Level Kognitif

Bentuk Soal

Nomor Soal

1

Mengidentifikasi permasalahan tokoh dalam cerita

Menentukan masalah utama dalam teks narasi

Unsur Intrinsik Cerita

C2

Pilihan Ganda

1

2

Menentukan sikap tokoh berdasarkan isi cerita

Menyimpulkan pendapat yang sesuai isi cerita

Sikap Tokoh dalam Cerita

C3

Pilihan Ganda

2

3

Mengidentifikasi jenis kalimat berdasarkan objek

Menentukan kalimat yang bukan transitif

Kalimat Transitif & Intransitif

C2

Pilihan Ganda

3

4

Menentukan objek dalam kalimat

Menemukan objek dalam kalimat sederhana

Fungsi Kalimat (S-P-O-K)

C2

Pilihan Ganda

4

5

Mengidentifikasi jenis kalimat

Menentukan kalimat intransitif

Kalimat Intransitif

C1

Pilihan Ganda

5

6

Membedakan kalimat transitif dan intransitif

Menentukan perbedaan kedua jenis kalimat

Kalimat Efektif

C3

Pilihan Ganda

6

7

Mengidentifikasi sifat tokoh dalam cerita

Menentukan watak tokoh utama

Tokoh dan Watak

C2

Pilihan Ganda

7

8

Menentukan latar tempat cerita

Menemukan latar tempat dalam teks narasi

Latar Cerita

C2

Pilihan Ganda

8

9

Menentukan pesan moral dari cerita

Menyimpulkan amanat cerita

Amanat Cerita

C3

Pilihan Ganda

9

10

Mengidentifikasi latar waktu dalam teks

Menentukan waktu terjadinya peristiwa

Latar Waktu Cerita

C1

Pilihan Ganda

10

11

Menentukan makna kata berdasarkan konteks

Menentukan langkah mencari makna kata

Penggunaan KBBI

C2

Pilihan Ganda

11

12

Menentukan makna kata sesuai konteks kalimat

Memilih makna kata yang benar berdasarkan teks

Makna Kata

C3

Pilihan Ganda

12

13

Menentukan arti kata dalam kalimat

Menjelaskan makna kata “harum”

Makna Kata Sifat

C1

Pilihan Ganda

13

14

Menentukan cara menemukan informasi dalam teks

Memilih cara membaca untuk menemukan informasi

Teknik Membaca

C2

Pilihan Ganda

14

15

Mengidentifikasi kata homonim

Menentukan alasan kata “bunga” disebut homonim

Kata Bermakna Ganda

C3

Pilihan Ganda

15

16

Menemukan informasi penting dalam teks

Menyimpulkan informasi dari paragraf

Informasi Teks Narasi

C3

Pilihan Ganda

16

17

Menemukan informasi dalam bacaan

Menentukan fakta dari teks

Informasi Teks

C2

Pilihan Ganda

17

18

Menentukan tokoh dalam teks

Menemukan nama tokoh utama

Unsur Cerita

C1

Pilihan Ganda

18

19

Menyimpulkan isi teks secara ringkas

Menyimpulkan gagasan pokok teks

Simpulan Bacaan

C4

Pilihan Ganda

19

20

Menentukan kata bermakna ganda

Menentukan makna kata “bunga”

Homonim

C2

Pilihan Ganda

20

21

Mengidentifikasi kata berhomonim

Menentukan kelompok kata homonim

Homonim

C2

Pilihan Ganda

21

22

Menentukan makna kata dalam kalimat

Menentukan arti kata “halaman” sesuai konteks

Makna Kata

C3

Pilihan Ganda

22

23

Menemukan kata berhomonim dalam kalimat

Menentukan kata yang memiliki makna ganda

Homonim

C3

Pilihan Ganda

23

24

Mengidentifikasi kata berimbuhan me-

Menentukan penggunaan imbuhan yang tepat

Imbuhan Me-

C2

Pilihan Ganda

24

25

Menentukan makna imbuhan me-

Menentukan imbuhan me- bermakna “menuju tempat”

Imbuhan Me-

C3

Pilihan Ganda

25

26

Mengidentifikasi imbuhan me- dengan benar

Memilih kata berimbuhan me- yang tepat

Imbuhan Me-

C1

Pilihan Ganda

26

27

Menggunakan kata berimbuhan dalam kalimat

Menentukan kalimat dengan penggunaan imbuhan benar

Imbuhan Me-

C3

Pilihan Ganda

27

28

Menggabungkan dua klausa dengan konjungsi

Menentukan kalimat majemuk setara yang benar

Kalimat Majemuk Setara

C4

Pilihan Ganda

28

29

Menentukan konjungsi yang tepat

Melengkapi kalimat majemuk rumpang

Konjungsi

C2

Pilihan Ganda

29

30

Melengkapi kalimat majemuk dengan klausa tepat

Melengkapi klausa setelah kata “sehingga”

Kalimat Majemuk

C4

Pilihan Ganda

30

31

Membedakan jenis kalimat majemuk

Menentukan kalimat yang sejenis dengan contoh

Kalimat Majemuk Setara

C3

Pilihan Ganda

31

32

Menentukan jenis paragraf

Menentukan jenis paragraf berdasarkan isinya

Jenis Paragraf

C2

Pilihan Ganda

32

33

Menentukan judul paragraf deskripsi

Menentukan judul yang sesuai isi paragraf

Paragraf Deskripsi

C3

Pilihan Ganda

33

34

Menentukan gagasan utama paragraf

Menentukan gagasan pokok teks deskripsi

Gagasan Pokok

C3

Pilihan Ganda

34

35

Menentukan kalimat tambahan yang sesuai

Memilih kalimat deskripsi yang cocok

Paragraf Deskripsi

C4

Pilihan Ganda

35

36–45

Menentukan unsur kalimat dan imbuhan

Melengkapi kalimat rumpang, menentukan arti, kata dasar, imbuhan, dan konjungsi

S-P-O-K, Imbuhan, Konjungsi

C1–C3

Isian Singkat

1–10

46

Menulis kalimat berpola S-P-O-K

Menyusun contoh kalimat berpola

Pola Kalimat

C4

Essay

1

47

Menggunakan kata homonim dalam kalimat

Menulis kalimat dengan dua makna kata “Malang”

Homonim

C5

Essay

2

48

Menggabungkan dua klausa menjadi kalimat majemuk

Menulis kalimat majemuk dengan konjungsi tepat

Kalimat Majemuk

C5

Essay

3

49

Menulis paragraf deskripsi berdasarkan gambar

Menyusun paragraf sesuai pengamatan gambar

Paragraf Deskripsi

C6

Essay

4

50

Mengubah kata dasar menjadi kata berimbuhan

Menulis kalimat menggunakan kata “menulis”

Imbuhan Me-

C5

Essay

5


MATERI BELAJAR BAHASA INDONESIA

KELAS IV ZAINAB – SD AL AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG

Berdasarkan Kisi-Kisi Asesmen


BAB 1

TEKS NARASI DAN UNSUR-UNSUR CERITA

A. Apa Itu Teks Narasi?

Teks narasi adalah teks yang menceritakan rangkaian peristiwa atau kejadian secara berurutan.

Cerita narasi dapat menceritakan:

  • Pengalaman seseorang

  • Petualangan

  • Kehidupan sehari-hari

  • Cerita fiksi

  • Kisah tentang suatu kejadian

Contoh singkat

Pada hari Minggu pagi, Raka pergi ke taman bersama ayahnya. Di taman, Raka melihat seorang anak yang kesulitan mengambil layang-layang. Raka segera membantu anak tersebut. Anak itu berterima kasih kepada Raka.

Dari cerita tersebut kita dapat menemukan tokoh, tempat, waktu, masalah, dan pesan.


B. Unsur-Unsur Cerita

Untuk memahami sebuah cerita, kita perlu mengetahui unsur-unsurnya.

Unsur penting cerita antara lain:

  1. Tokoh

  2. Watak tokoh

  3. Latar tempat

  4. Latar waktu

  5. Masalah

  6. Amanat

  7. Peristiwa


1. Tokoh

Tokoh adalah orang atau pelaku yang terdapat dalam cerita.

Contoh:

Dalam cerita tentang Raka dan ayahnya, tokohnya adalah:

  • Raka

  • Ayah

  • Anak yang kehilangan layang-layang

Tokoh utama

Tokoh utama adalah tokoh yang paling banyak diceritakan atau menjadi pusat cerita.


2. Watak Tokoh

Watak adalah sifat atau karakter yang dimiliki tokoh.

Contoh watak:

  • Rajin

  • Malas

  • Jujur

  • Sabar

  • Ramah

  • Suka menolong

  • Bertanggung jawab

  • Pemarah

  • Sombong

Contoh

Raka membantu anak yang kesulitan mengambil layang-layang.

Watak Raka adalah:

Suka menolong dan peduli kepada orang lain.


3. Latar Tempat

Latar tempat menunjukkan tempat terjadinya peristiwa dalam cerita.

Contoh:

  • Rumah

  • Sekolah

  • Taman

  • Pasar

  • Perpustakaan

  • Lapangan

Cara menemukan latar tempat

Tanyakan:

"Di mana peristiwa terjadi?"


4. Latar Waktu

Latar waktu menunjukkan kapan suatu peristiwa terjadi.

Contoh:

  • Pagi hari

  • Siang hari

  • Sore hari

  • Malam hari

  • Hari Minggu

  • Kemarin

  • Besok

Cara menemukan latar waktu

Tanyakan:

"Kapan peristiwa terjadi?"


5. Masalah dalam Cerita

Masalah adalah persoalan atau kesulitan yang dialami tokoh.

Contoh:

Dika lupa membawa buku tugas sehingga ia tidak dapat mengumpulkan tugas.

Masalahnya:

Dika lupa membawa buku tugas.

Cara menemukan masalah

Tanyakan:

"Apa persoalan yang dialami tokoh?"


6. Amanat Cerita

Amanat adalah pesan atau pelajaran yang dapat kita ambil dari sebuah cerita.

Contoh:

Dalam cerita seorang anak yang membantu temannya, amanatnya dapat berupa:

Kita harus saling membantu dan peduli kepada orang lain.


BAB 2

KALIMAT S-P-O-K

A. Apa Itu S-P-O-K?

S-P-O-K adalah pola unsur kalimat.

S = Subjek

P = Predikat

O = Objek

K = Keterangan


1. Subjek (S)

Subjek adalah orang atau benda yang melakukan kegiatan atau menjadi pokok pembicaraan.

Contoh:

Rina membaca buku.

Subjek = Rina


2. Predikat (P)

Predikat menjelaskan tindakan atau keadaan subjek.

Contoh:

Rina membaca buku.

Predikat = membaca


3. Objek (O)

Objek adalah sesuatu yang dikenai tindakan.

Contoh:

Rina membaca buku.

Objek = buku


4. Keterangan (K)

Keterangan memberikan informasi tambahan, misalnya tempat, waktu, atau cara.

Contoh:

Rina membaca buku di perpustakaan.

Keterangan = di perpustakaan


Contoh Lengkap

Rina membaca buku di perpustakaan.

S = Rina
P = membaca
O = buku
K = di perpustakaan

Pola:

S-P-O-K


BAB 3

KALIMAT TRANSITIF DAN INTRANSITIF

A. Kalimat Transitif

Kalimat transitif adalah kalimat yang predikatnya membutuhkan objek.

Contoh:

Ibu memasak nasi.

S = Ibu
P = memasak
O = nasi

Tanpa objek, kalimat tersebut terasa belum lengkap:

Ibu memasak ...

Memasak apa?

Nasi.


Contoh kalimat transitif

  1. Ayah membaca koran.

  2. Siti menulis surat.

  3. Ibu mencuci pakaian.

  4. Budi menendang bola.

  5. Rina membeli buku.


B. Kalimat Intransitif

Kalimat intransitif adalah kalimat yang tidak membutuhkan objek.

Contoh:

Adik tidur.

Kalimat sudah lengkap walaupun tidak memiliki objek.

Contoh lainnya:

  1. Ayah berlari.

  2. Adik menangis.

  3. Burung terbang.

  4. Mereka bermain.

  5. Kakek duduk.


C. Perbedaan Transitif dan Intransitif

TransitifIntransitif
Membutuhkan objekTidak membutuhkan objek
Memiliki objekTidak memiliki objek
Ibu memasak nasiAdik tidur
Siti membaca bukuBurung terbang
Budi menendang bolaMereka berlari

Tips mudah

Jika setelah predikat dapat ditanyakan:

"Apa?" atau "Siapa?"

dan jawabannya berupa objek, kemungkinan kalimat tersebut transitif.


BAB 4

MAKNA KATA DAN PENGGUNAAN KBBI

A. Makna Kata

Setiap kata mempunyai makna.

Untuk mengetahui makna kata, kita dapat:

  1. Memahami kalimatnya.

  2. Melihat konteks bacaan.

  3. Menggunakan kamus.

  4. Mencari kata tersebut dalam KBBI.


B. KBBI

KBBI adalah singkatan dari:

Kamus Besar Bahasa Indonesia.

KBBI digunakan untuk mencari:

  • Arti kata

  • Bentuk baku kata

  • Makna kata

  • Informasi tentang penggunaan kata


C. Menentukan Makna Berdasarkan Konteks

Perhatikan:

Setelah hujan, halaman rumah menjadi basah.

Kata halaman pada kalimat tersebut berarti:

Area tanah di sekitar rumah atau bangunan.

Berbeda dengan:

Rani membaca halaman 25.

Kata halaman berarti:

Bagian atau lembar dalam buku.

Jadi, satu kata dapat memiliki makna berbeda bergantung pada konteks kalimat.


D. Makna Kata "Harum"

Harum berarti:

Memiliki bau yang sedap atau wangi.

Contoh:

Bunga melati di taman sangat harum.

Artinya, bunga melati tersebut memiliki bau yang wangi.


BAB 5

HOMONIM

A. Apa Itu Homonim?

Homonim adalah kata yang memiliki bentuk atau bunyi yang sama, tetapi mempunyai makna yang berbeda.

Contoh:

Kata "bunga"

Ibu membeli bunga mawar.

Bunga = bagian tumbuhan.

Bank memberikan bunga kepada nasabah.

Bunga = tambahan uang dalam kegiatan perbankan.

Kata bunga mempunyai makna berbeda sehingga termasuk homonim.


B. Contoh Homonim

1. Bisa

Ular itu memiliki bisa.

Bisa = racun.

Rani bisa membaca dengan lancar.

Bisa = mampu.


2. Malang

Malang dapat digunakan sebagai nama daerah dan juga dapat bermakna mengalami keadaan kurang beruntung.

Contoh:

Paman tinggal di Malang.

Malang = nama kota.

Malang sekali nasib anak itu.

Malang = kurang beruntung atau bernasib buruk.


3. Tahu

Ibu membeli tahu di pasar.

Tahu = makanan.

Saya tahu jawabannya.

Tahu = mengerti atau mengetahui.


BAB 6

MENEMUKAN INFORMASI DALAM TEKS

A. Membaca untuk Menemukan Informasi

Ketika membaca teks, kita perlu mencari informasi penting.

Caranya:

1. Bacalah judul

Judul membantu kita mengetahui topik bacaan.

2. Bacalah teks dengan teliti

Jangan hanya membaca secara cepat tanpa memahami isi.

3. Temukan kata kunci

Kata kunci adalah kata penting yang berkaitan dengan isi bacaan.

4. Gunakan pertanyaan 5W + 1H

Apa?

Siapa?

Kapan?

Di mana?

Mengapa?

Bagaimana?


B. Informasi Penting

Informasi penting adalah informasi yang menjadi bagian utama dari suatu bacaan.

Contoh:

Pada hari Sabtu, siswa kelas 4 melakukan kegiatan membersihkan taman sekolah. Mereka bekerja sama mencabut rumput liar, menyapu halaman, dan merapikan tanaman.

Informasi penting:

Siswa kelas 4 melakukan kegiatan membersihkan taman sekolah pada hari Sabtu.


C. Fakta

Fakta adalah informasi yang benar-benar terjadi atau dapat dibuktikan kebenarannya.

Contoh:

Indonesia memiliki banyak daerah dan budaya.

Pernyataan tersebut merupakan fakta.


D. Simpulan Bacaan

Simpulan adalah ringkasan inti dari isi bacaan.

Cara membuat simpulan:

  1. Bacalah seluruh teks.

  2. Temukan gagasan utama.

  3. Pilih informasi penting.

  4. Gabungkan menjadi kalimat singkat.

  5. Jangan memasukkan informasi yang tidak ada dalam teks.


BAB 7

IMBUHAN ME-

A. Apa Itu Imbuhan?

Imbuhan adalah tambahan yang diberikan pada kata dasar sehingga membentuk kata baru.

Salah satu imbuhan adalah:

me-

Contoh:

tulis → menulis

baca → membaca

sapu → menyapu

lukis → melukis


B. Contoh Kata Berimbuhan Me-

Kata DasarKata Berimbuhan
bacamembaca
tulismenulis
sapumenyapu
cucimencuci
gambarmenggambar
masakmemasak
lihatmelihat
pakaimemakai

C. Penggunaan Imbuhan Me- dalam Kalimat

Contoh:

Siti menulis cerita di buku.

Ibu memasak makanan untuk keluarga.

Ayah membaca koran.

Rani menggambar pemandangan.


D. Perubahan Bentuk Imbuhan Me-

Dalam beberapa kata, bentuk imbuhan dapat berubah menyesuaikan kata dasarnya.

Contoh:

me- + tulis → menulis

me- + sapu → menyapu

me- + pakai → memakai

me- + baca → membaca

me- + gambar → menggambar

Karena itu, kita perlu memperhatikan bentuk kata yang benar ketika menggunakannya dalam kalimat.


BAB 8

KALIMAT MAJEMUK

A. Apa Itu Kalimat Majemuk?

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih.

Klausa adalah bagian kalimat yang sekurang-kurangnya memiliki subjek dan predikat.

Contoh:

Rina membaca buku dan Siti menggambar.

Kalimat tersebut memiliki dua klausa:

  1. Rina membaca buku.

  2. Siti menggambar.

Keduanya digabungkan menjadi satu kalimat.


B. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya setara.

Artinya, setiap klausa mempunyai kedudukan yang sama.


C. Konjungsi pada Kalimat Majemuk Setara

Beberapa konjungsi yang dapat digunakan:

  • dan

  • atau

  • tetapi

  • namun

  • melainkan

  • serta

Contoh

Siti belajar dan Rina membaca.

Kamu dapat memilih teh atau kopi.

Budi ingin bermain, tetapi hujan turun.

Rina tidak pergi, melainkan tetap belajar di rumah.


D. Contoh Analisis

Kalimat:

Ayah membaca koran dan Ibu menonton televisi.

Klausa 1:

Ayah membaca koran.

Klausa 2:

Ibu menonton televisi.

Konjungsi:

dan

Jadi, kalimat tersebut merupakan kalimat majemuk setara.


E. Kata "Sehingga"

Kata sehingga digunakan untuk menunjukkan hubungan akibat.

Contoh:

Hujan turun sangat deras sehingga jalan menjadi banjir.

Perhatikan bahwa penggunaan "sehingga" menunjukkan akibat.


BAB 9

PARAGRAF DESKRIPSI

A. Apa Itu Paragraf Deskripsi?

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu objek secara jelas sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakan objek tersebut.

Objek yang dapat dideskripsikan:

  • Orang

  • Hewan

  • Tempat

  • Benda

  • Lingkungan

  • Pemandangan


B. Ciri-Ciri Paragraf Deskripsi

  1. Menggambarkan suatu objek.

  2. Menggunakan kata-kata yang jelas.

  3. Menjelaskan ciri-ciri objek.

  4. Membuat pembaca seolah-olah melihat atau merasakan objek.

  5. Banyak menggunakan kata sifat.


C. Contoh Paragraf Deskripsi

Taman Sekolahku

Taman sekolahku terletak di depan kelas. Taman itu dipenuhi berbagai tanaman hijau dan bunga berwarna-warni. Udara di sekitar taman terasa sejuk. Di tengah taman terdapat sebuah pohon yang rindang. Ketika pagi hari, taman terlihat indah dan segar.

Gagasan pokok

Taman sekolah yang indah dan sejuk.

Judul yang sesuai

Taman Sekolahku


D. Menentukan Judul Paragraf

Judul harus:

  • Sesuai dengan isi.

  • Singkat.

  • Menarik.

  • Menggambarkan topik utama.

Contoh:

Jika paragraf membahas keindahan taman sekolah, judul yang sesuai:

"Taman Sekolahku"

Bukan:

"Pergi ke Pasar"

karena tidak sesuai dengan isi paragraf.


E. Menentukan Gagasan Pokok

Gagasan pokok adalah ide utama yang menjadi dasar sebuah paragraf.

Cara menemukan gagasan pokok:

  1. Baca seluruh paragraf.

  2. Tentukan hal yang paling banyak dibicarakan.

  3. Cari kalimat utama.

  4. Ringkas menjadi satu gagasan.


F. Menambahkan Kalimat Deskripsi

Kalimat tambahan harus tetap sesuai dengan objek yang sedang dideskripsikan.

Contoh:

Taman itu memiliki banyak bunga.

Kalimat tambahan yang sesuai:

Bunga-bunga tersebut memiliki warna merah, kuning, dan putih.

Kalimat tersebut sesuai karena masih membahas taman dan bunganya.


BAB 10

RINGKASAN MATERI WAJIB DIINGAT

TEKS NARASI

Cerita yang berisi rangkaian peristiwa.

TOKOH

Pelaku dalam cerita.

WATAK

Sifat atau karakter tokoh.

LATAR TEMPAT

Menjawab pertanyaan:

"Di mana?"

LATAR WAKTU

Menjawab pertanyaan:

"Kapan?"

MASALAH

Persoalan yang dialami tokoh.

AMANAT

Pesan atau pelajaran dari cerita.


S-P-O-K

S = Subjek

P = Predikat

O = Objek

K = Keterangan

Contoh:

Rina membaca buku di kamar.

Rina = S
membaca = P
buku = O
di kamar = K


TRANSITIF

Membutuhkan objek.

Contoh:

Ibu memasak nasi.

INTRANSITIF

Tidak membutuhkan objek.

Contoh:

Adik tidur.


HOMONIM

Kata yang memiliki bentuk/bunyi sama tetapi maknanya berbeda.

Contoh:

bunga = bagian tumbuhan

bunga = tambahan dalam perbankan


KBBI

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Digunakan untuk mencari makna dan bentuk kata yang benar.


IMBUHAN ME-

Contoh:

tulis → menulis

baca → membaca

sapu → menyapu

gambar → menggambar


KALIMAT MAJEMUK SETARA

Terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya setara.

Konjungsi:

dan, atau, tetapi, namun, melainkan, serta


PARAGRAF DESKRIPSI

Paragraf yang menggambarkan objek secara jelas sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat atau merasakannya.


TIPS MENGERJAKAN SOAL

Jika soal tentang cerita

Cari:
Tokoh → Watak → Masalah → Tempat → Waktu → Amanat

Jika soal tentang kalimat

Cari:
S → P → O → K

Kemudian periksa apakah ada objek.

Jika soal tentang homonim

Perhatikan apakah satu kata mempunyai makna berbeda dalam kalimat yang berbeda.

Jika soal tentang imbuhan me-

Cari:
kata dasar → kata berimbuhan

Contoh:

tulis → menulis

Jika soal tentang kalimat majemuk

Cari dua klausa dan perhatikan kata penghubungnya.

Jika soal tentang paragraf

Tanyakan:

"Paragraf ini terutama membahas apa?"

Jawabannya biasanya menjadi petunjuk untuk menemukan gagasan pokok.