Selasa, 25 Oktober 2022

Materi Ajar Kelas 6E | Rabu, 26 Oktober 2022

Tema                              : 4 ( Globalisasi )

Subtema 3                     : ( Globalisasi dan Cinta Tanah air)

Pembelajaran               : 2

Muatan Pembelajaran :   

1. PPkN    :  Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat ( 3.3)

2. SBdP    :  Memahami reklame (3.1)

Pendahuluan ( 10 Menit )

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, apa kabarnya hari ini ?

Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa taa'la

Agar lebih semangat mari kita lakukan Ice Breaking sejenak.

Anak sholeh dan sholehah, masih ingatkah materi yang telah kita pelajari kemarin?

Iya benar ! kemarin kita telah belajar tentang kerjasama ASEAN di bidang IPTEK dan sumber energi alternatif yaitu PLTS / panel surya

Baiklah, hari ini kita akan belajar tema 4 subtema 3 pembelajaran 2. 

Anak sholih sholihah setelah belajar kalian diharapkan mampu mengidentifikasi pentingnya sikap positif dalam hal keberagaman ekonomi, mengidentifikasi ciri-ciri brosur, dan membuat brosur yang baik dan kreatif.

1.    Kegiatan Inti ( 45 Menit )

 Berpikir global, bertindak lokal’. Apa makna pernyataan tersebut? "Berpikir global, bertindak lokal" adalah Pemikiran maju dan mendunia, namun tetap bertindak sesuai dengan budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan kata lain dapat membuka pikiran untuk mengenal dan mengikuti perkembangan dunia tetapi tetap bertindak menurut budaya sendiri. Sebaiknya kita bersikap terbuka terhadap perkembangan dunia namun tidak melupakan budaya sendiri. Ayo, kita diskusikan.


Amati poster berikut.
Poster
Diskusikan dalam kelompok tentang pesan yang disampaikan dalam poster tersebut!

Baca dalam hati cuplikan berita dari berbagai media berikut.
Yuk, Cintai Buah dalam Negeri
Indonesia terkenal dengan surganya buah. Ada berbagai macam buah yang tumbuh subur di Nusantara ini. Sayangnya, buah-buah lokal ini makin lama makin tergusur karena kedatangan buah impor. Impor adalah mendatangkan buah dari luar negeri ke Indonesia.

Tentu saja, buah yang didatangkan dari luar negeri itu bisa menjadi murah di sini karena buah tersebut didatangkan dalam jumlah besar. Ini dapat membuat buah lokal kalah dalam persaingan .

Jangan lupakan Pasar Tradisional
Hai, kawan-kawan di seluruh Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas seputar pasar tradisional. Kita tidak boleh melupakan pasar tradisional dalam maraknya era globalisasi. Seperti contoh, kita pasti lebih senang berbelanja ke supermarket atau mall. Karena, suasananya tidak pengap dan lebih nyaman untuk berbelanja dibandingkan dengan berbelanja di pasar tradisional.

Apakah kalian lupa, Indonesia dari zaman dulu terkenal karena pemasaran sumber daya alamnya. Dulu, hanya ada pasar tradisional yang telah memperjualbelikan berbagai barang. Sehingga, pasar tradisional merupakan warisan budaya leuhur kita terdahulu. Mungkin, pasar tradisional sudah ada sebelum masa penjajahan di Indonesia. Banyak kapal-kapal asing berlayar ke Indonesia, karena ingin membeli rempah-rempah yang terjual pasar-pasar (tradisional). Pasar tradisional tidak akan berubah ciri khasnya secara total. Pasar tradisional tak boleh dilupakan

Mari Gunakan Produksi Dalam Negeri!
Menteri ESDM mengkampanyekan ”Gerakan Aku Cinta 100% Indonesia”. Secara serempak seluruh yang hadir dalam acara tersebut memakai batik dan sepatu produksi dalam negeri.

Gerakan cinta Indonesia memiliki arti sangat strategis, tidak hanya untuk menghadapi tantangan krisis ekonomi global, tapi juga untuk membangun kemandirian bangsa di bidang ekonomi. Gerakan itu bukan hanya menjadi kampanye biasa, tapi menjadi gerakan bersama, tidak bersifat statis dan bukan kebijakan proteksionis karena tidak termasuk kebijakan tarif.

Potensi pasar dalam negeri sangat besar, dengan jumlah penduduk 230 juta dan hampir 50 persen terdiri dari penduduk berusia di bawah 29 tahun, harus dimanfaatkan secara optimal melalui gerakan ini. Semua pihak diharapkan untuk lebih memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri sehingga kemandirian bangsa dapat terbangun.

Program kampanye “Cinta Indonesia” bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk barang dan jasa dalam negeri, serta meningkatkan citra Indonesia di mata internasional. Diharapkan dengan dicanangkannya gerakan ini, pasar produk dalam negeri bisa ditingkatkan sehingga tekanan terhadap sektor industri bisa dikurangi dan gejala pengurangan tenaga kerja dapat dihindari.

Berdasarkan teks yang telah kamu baca coba diskusikan dengan temanmu “Berpikir Global, Bertindak Lokal”. Tulislah hasil diskusimu pada diagram berikut.
Berpikir Global
Contoh sikap :
  1. Lebih suka buah-buahan lokal
  2. Lebih senang berbelanja di pasar tradisional
  3. Mencintai produk dalam negeri

Bukan contoh sikap :
  1. Lebih suka buah impor daripada buah lokal
  2. Lebih suka berbelanja di super market
  3. Memilih produk impor

Dampak :
  1. Buah-buahan lokal akan kalah dalam persaingan
  2. Pasar tradisional akan semakin dilupakan
  3. Produk impor membanjiri pasar dalam negeri
Pengertian :
Berpikir global, bertindak lokal yaitu bersikap terbuka terhadap perkembangan dunia namun tidak melupakan budaya sendiri.

Ayo Berkreasi 
Setelah kamu yakin dengan gagasan brosur yang kamu buat pada pertemuan sebelumnya. Sekarang mulailah merancang brosur. Perhatikan kriteria brosur yang baik. 
1. Slogan jelas dan mudah dimengerti. 
2. Bahasa baik dan menarik dengan ukuran huruf yang sesuai. 
3. Ilustrasi menarik dan mudah diingat.
4. Tata letak gambar dan tulisan baik.
Brosur
Apa itu nark*ba?
Nark*ba adalah singkatan dari nark*tika, psikotropika, dan obat terlarang.
Apa dampak dari penggunaannya?
Beberapa dampak bagi pengguna antara lain kerusakan syaraf, gangguan pernapasan, kemampuan berpikir terganggu, dan menurunkan kekebalan tubuh. Serta mengganggu psikis seperti halusinasi, berkurangnya kepercayaan diri, sering gelisah, dan anti sosial.
Bagaiman cara pencegahannya?
Beberapa langkah pencegahan antara lain jangan pernah mencoba, pilih pergaulan yang baik, ketahui bahayanya, lakukan kegiatan positif, dan hadapi permasalahan dengan tepat

Senin, 03 Oktober 2022

Materi Ajar Kelas 6E | Rabu, 5 Oktober 2022 | Tema 4 Subtema 2 Pembelajaran 1

 

 

 

 

Tema 4 ( Globalisasi )

Subtema 2 ( Globalisasi dan Manfaatnya )

Pemebelajaran 1

1. B. Indonesia : Menemukan Informasi Penting dari Teks yang Dibacakan

2. IPS : Kerjasama Anggota ASEAN dalam Bidang Politik

3. IPA : Cara-Cara Menghemat Energi Listrik

Pendahuluan ( 10 Menit )

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, apa kabar nya hari ini ?

Semoga selalu baik dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahuwata'ala

Agar lebih semangat mari kita lakukan Ice Breaking sejenak.

Anak anak yang sholeh dan sholehah, masih ingatkah materi yang telah kita pelajari kemarin ?

iya benar ! kemarin kita telah mempelajari tentang: 

1.Menyajikan Informasi Penting Teks Eksplanasi dalam Bentuk Gambar Seri

2.Menghargai Keberagaman Kegiatan Ekonomi

Tujuan Pembelajaran :

Anak anak yang sholeh dan sholehah, tujuan pembelajaran kita hari ini adalah agar kita semua mengetahui cara Menemukan Informasi Penting dari Teks yang Dibacakan, mengetahui Kerjasama Anggota ASEAN dalam Bidang Politik serta mengetahui cara menghemat energi listrik

Kegiatan Inti ( 45 Menit )

B.Indonesia

Bahasa Indonesia Dinilai Layak Jadi Bahasa ASEAN
Bahasa Indonesia dinilai layak menjadi bahasa ASEAN karena merupakan bahasa dari negara dengan penduduk yang besar. “Bahasa Indonesia berasal dari negara dengan penduduk sekitar 250 juta, seharusnya bisa menjadi bahasa ASEAN,” kata Guru Besar Tetap bidang Linguistik Universitas Mataram Prof. Dr. Mahsun, M.S, di Gelar Wicara Internasionalisasi Bahasa Indonesia, di Universitas Negeri Jakarta, Kamis.

Menurut Mahsun, bahasa Indonesia memang hanya memiliki 90.000 kosakata tetapi mempunyai strategi gramatikal untuk menciptakan kata baru. Sehingga, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang kaya. “Misalnya dari kata hati banyak dikembangkan menjadi mata hati, jatuh hati, patah hati, dan lainnya. Atau dari kata anak berkembang lagi menjadi peranakan, kekanakan, kanak-kanak, dan sebagainya,” jelas Mahsun.

Pada kesempatan yang sama, budayawan Indonesia Franz Magnis Suseno atau akrab disapa Romo Magnis menilai bahasa Indonesia layak menjadi bahasa global. “Dalam bahasa Indonesia kita bisa ungkapkan apa saja. Jadi masuk akal kalau bahasa Indonesia diakui di ASEAN. Bahasa Indonesia itu sempurna. Tidak kaku dan bisa berkembang,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menyayangkan semakin banyak generasi saat ini yang merasa lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama ketimbang menggunakan bahasa Indonesia. ”Bagi saya memgherankan orang Indonesia pakai bahasa Inggris di rumah. Kemampuan bahasa Inggris cukup dipelajari sebaik mungkin sebagai bahasa asing. Saya dukung orang kita bisa bahasa asing, bisa maju, tetapi kalau bahasa Indonesianya sebagai bahasa ibu diganti, rasanya kosong karena tidak menyentuh ke hati,” jelas Romo Magnis yang belajar bahasa Indonesia sejak tahun 1962 itu.
Peran Bahasa Indonesia

 IPS

Kerja sama Indonesia dengan Negara-Negara di Asia Tenggara di Bidang Politik di Masa Globalisasi

Bentuk Kerja sama
  1. Mempererat hubungan diplomatik dengan pengiriman duta dan konsul
  2. Menciptakan stabilitas politik kawasan ASEAN
  3. Mengadakan perjanjian ekstradisi dengan negara-negara anggota ASEAN.
Peran Indonesia dalam hubungan kerja sama dengan negara di Asia Tenggara
  1. Mengirim duta dan konsul ke negara-negara anggota ASEAN dan menermia duta dan konsul dari negara lain.
  2. Turut andil dalam penyelesaian beberapa konflik yang terjadi di awasan ASEAN
  3. Mengembalian pelau kejahatan ke negara asal.

 IPA

 elakangan ini banyak bermunculan masalah pemborosan energi. Masalah pemborosan energi secara umum sekitar 80 persen disebabkan oleh faktor sumber daya manusia yang kurang memahami dampak dari pemborosan energi bagi kelangsungan hidup anak cucu kita mendatang. Selain disebabkan oleh manusia, ada pula 20 persen disebabkan oleh faktor teknis. Indonesia merupakan negara yang boros dalam penggunaan energi, bahkan Indonesia termasuk salah satu negara di Asia Tenggara yang tertinggi dalam hal pemborosan energi. Hal ini tercermin dalam indeks elastisitas energi. Skor Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, bahkan dengan negara maju. Hal ini menunjukkan perlunya masyarakat Indonesia mengonsumsi energi secara lebih efisien dan mengurangi pemborosan.


Dampak dari pemborosan energi sebenarnya sudah kita rasakan. Hal ini terasa dari peningkatan suhu global. Meningkatnya suhu global menyebabkan naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca ekstrem, lebih lamanya cuaca panas darpada cuaca dingin, dan hilangnya gletser, serta akibat-akibat lainnya. Jika fenomena ini terus terjadi tanpa antisipasi dan penanggulangan, mungkin kelangsungan hidup manusia akan terancam.

Ternyata masyarakat Indonesia harus memiliki sikap hemat energi. Bagaimanakah caranya? mari diskusikan dengan teman kelompokmu

Penutup ( 15 Menit )

Demikianlah pembelajaran kita hari ini, bagaimana ? apakah semua sudah mengerti ? Alhamdulillah jika semua sudah mengerti, namun jika ada yang belum paham abi berikan kesempatan untuk bertanya.

Untuk lebih memahami pembelajaran hari ini mari kita Review kembali pembelajaran kita hari ini

Nah bagaimana dengan pembelajaran hari ini, apakah kalian senang dengan pembelajaran hari ini ?

Semoga selalu semangat ya. 👍😁

Materi Ajar Kelas 6E | Selasa, 4 Oktober 2022 | Tema 4 Subtema 1 Pembelajaran 6

 

 

 

Tema 4 ( Globalisasi )

Subtema 1 ( Globalisasi di Sekitarku )

Pemebelajaran 6

1. B. Indonesia : Menyajikan Informasi Penting Teks Eksplanasi dalam Bentuk Gambar Seri

2. PPKn : Menghargai Keberagaman Kegiatan Ekonomi

Pendahuluan ( 10 Menit )

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, apa kabar nya hari ini ?

Semoga selalu baik dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahuwata'ala

Agar lebih semangat mari kita lakukan Ice Breaking sejenak.

Anak anak yang sholeh dan sholehah, masih ingatkah materi yang telah kita pelajari kemarin ?

iya benar ! kemarin kita telah mempelajari tentang: 

1.Kerjasama Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Budaya

2. Cara Membuat Poster

Tujuan Pembelajaran :

Anak anak yang sholeh dan sholehah, tujuan pembelajaran kita hari ini adalah agar kita semua mengetahui cara Menyajikan Informasi Penting Teks Eksplanasi dalam Bentuk Gambar Seri dan mengetahui Cara Membuat Poster

Kegiatan Inti ( 45 Menit )

B. Indonesia


Ayo Membaca
Amati gambar berikut dengan teliti, dan baca teks eksplanasi di bawahnya dalam hati.
Listrik Mati
Listrik memiliki peran penting di era globalisasi. Globalisasi terjadi karena perkembangan teknologi di berbagai bidang, yang didukung oleh peran listrik sebagai sumber energi di dalamnya. Kehidupan warga dunia saat ini menjadi sangat dekat dengan listrik. Listrik menjadi bagian kehidupan dalam keseharian yang tidak terpisahkan. Sehingga, saat arus listrik di rumah mendadak terputus, biasa kita sebut sebagai mati lampu, kejadian tersebut menjadi hal yang cukup mengganggu. Faktor apakah yang menyebabkan hal tersebut terjadi?

Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai perusahaan negara yang mengurus bidang kelistrikan sesungguhnya juga tidak menyukai kejadian mati lampu apalagi padam dalam waktu yang cukup lama. Karena hal tersebut akan sangat mengganggu berjalannya proses Pembangkit–Transmisi–Distribusi energi listrik. Faktor-faktor penyebab mati lampu antara lain adalah: Ketidaksiapan pembangkit, gangguan transmisi atau gangguan distribusi. Faktor yang berpengaruh bisa dari luar dan dari dalam. Faktor luar yaitu: gangguan alam seperti petir, pohon, dan hewan yang menyentuh jaringan, atau galian yang menyebabkan kabel tanah rusak. Sedangkan faktor dalam terjadi pada gangguan komponen dan peralatan yang terpasang pada jaringan.

Nah, kita sebagai warga masyarakat pengguna listrik, tentunya dapat membantu untuk mencegah terjadinya faktor luar guna menghindari terjadinya mati lampu. Mari kita bersama-sama ikut menjaga keberadaan listrik di tengah kita.
 
PPKn
Ayo Berdiskusi
Mainkan teks drama sederhana berikut di depan kelas.
Lani adalah siswa kelas 5 SD Nusantara. Ia dikenal sebagai anak yang pintar dan rajin membaca. Ia juga rajin sekolah dan selalu menyelesaikan tugas sekolah tepat waktu. Nilai-nilai ulangannya selalu berada di atas rata-rata nilai teman-teman di kelas. Selain itu, ia juga sangat ramah, ceria, dan suka membantu teman-teman yang mengalami kesulitan saat mengerjakan tugas sekolah.

Hingga pada suatu hari, Lani sedang memakan bekal sekolahnya di kantin sekolah, Beni datang mendekatinya.
Beni: Lani, kuemu tampak enak, sini aku mau kuemu.
Lani: Ini setengah saja ya, karena aku lapar, tadi pagi aku bangun kesiangan jadi tidak sempat sarapan.
Beni: Sini bagi... pokoknya kau harus berikan kuemu! Lihat tuh baju seragammu sangat kumal, sepatumu juga sobek. Berikan kuemu!!

Lani tertegun mendengar perkataan Beni. Ia baru menyadari, bahwa dirinya memang hanya seorang anak miskin penjaja kue keliling. Ayahnya pekerja serabutan yang tidak menentu penghasilannya. Lani memandangi sepatunya yang tampak mulai menganga, juga seragam sekolahnya yang tidak lagi terlihat warna aslinya.

Sejak hari itu, Lani kemudian menjadi anak yang pemurung, ia tampak selalu sedih dan tidak lagi bersemangat untuk pergi ke sekolah.

Kita diciptakan Tuhan Yang Maha Esa dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dan dengan bakat serta potensi yang berbeda-beda. Perbedaan kemampuan dan perbedaan ekonomi tersebut hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan. Perbedaan tersebut juga tidak perlu mempengaruhi rasa percaya diri.

Terus berusaha, kenali potensi diri, kembangkan bakat yang dimiliki untuk menutupi kekurangan diri, serta selalu tampil percaya diri. Hidup saling menghargai dan saling membantu tentunya akan menjadi modal untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kita.
 

Penutup ( 15 Menit )

Demikianlah pembelajaran kita hari ini, bagaimana ? apakah semua sudah mengerti ? Alhamdulillah jika semua sudah mengerti, namun jika ada yang belum paham abi berikan kesempatan untuk bertanya.

Untuk lebih memahami pembelajaran hari ini mari kita Review kembali pembelajaran kita hari ini

Nah bagaimana dengan pembelajaran hari ini, apakah kalian senang dengan pembelajaran hari ini ?

Semoga selalu semangat ya. 👍😁