Materi Ajar Kelas 4 Zainab
SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Senin, 5 Oktober 2026
Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful
Pelajaran 3 — Pendidikan Pancasila
Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal : Senin / 5 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Materi : Menghargai Identitas Masyarakat
Pertemuan Ke : 2
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama sesuai nilai-nilai Pancasila.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat mengidentifikasi perbedaan identitas di masyarakat.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid memperhatikan aturan yang berlaku dan dampaknya bagi diri sendiri serta orang lain.
- Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman nyata di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
- Joyful: murid membuat kartu aturan dan bermain peran sebagai warga yang bermusyawarah.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi perbedaan identitas seperti suku, agama, bahasa, budaya, dan kebiasaan di masyarakat serta menjelaskan pentingnya menghargainya.
- Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan melalui bahasa yang santun, kerja sama, dan tindakan yang tidak diskriminatif.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ
Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.
“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)
Ayat ini berkaitan dengan aturan karena aturan merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi. Keragaman identitas merupakan kekayaan bertanggung jawab dan menghargai orang lain.
2. Pengajaran Materi
Identitas masyarakat adalah ciri atau tanda yang melekat pada seseorang atau kelompok, misalnya suku, agama, bahasa, asal daerah, budaya, kesukaan, dan kebiasaan. Perbedaan identitas merupakan kekayaan masyarakat Indonesia.
Menghargai perbedaan berarti menerima orang lain dengan sopan, tidak mengejek, tidak memaksakan kehendak, mau bekerja sama, dan memberikan kesempatan yang adil kepada semua orang.
Contoh sikap menghargai perbedaan
- Mendengarkan teman yang berbeda pendapat atau latar belakang.
- Menggunakan bahasa yang santun dan tidak memberi julukan yang merendahkan.
- Mempelajari budaya daerah lain dengan rasa ingin tahu.
- Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman.
Ciri aturan yang baik
- Jelas dan mudah dipahami.
- Adil bagi semua pihak.
- Dapat dilakukan sesuai keadaan.
- Dibuat atau disepakati bersama.
- Memiliki konsekuensi yang mendidik.
| Lingkungan | Contoh Aturan | Manfaat |
|---|---|---|
| Rumah | Merapikan barang setelah digunakan. | Rumah tertib dan melatih tanggung jawab. |
| Sekolah | Datang tepat waktu dan menjaga kebersihan. | Belajar lebih nyaman. |
| Tempat tinggal | Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan. | Lingkungan aman, bersih, dan nyaman. |
Contoh dalam kehidupan sehari-hari
Ketika teman menggunakan bahasa daerah yang berbeda, kita dapat meminta arti dengan sopan. Ketika ada perbedaan agama, kita tetap menghormati ibadah masing-masing. Saat memilih permainan, semua anak diberi kesempatan yang adil.
Cara membuat aturan bersama
- Menemukan masalah yang perlu diatur.
- Mengumpulkan pendapat melalui musyawarah.
- Memilih aturan yang adil dan dapat dilakukan.
- Menuliskan aturan dengan kalimat jelas.
- Menyepakati cara melaksanakan dan konsekuensinya.
Jawaban contoh: Anak-anak bermain di lapangan atau tempat aman, bukan di jalan raya, agar terhindar dari kecelakaan.
Jawaban contoh: Warga membuang sampah pada tempatnya; manfaatnya gang menjadi bersih, sehat, dan nyaman.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. saling mendengarkan dan membagi tugas dengan adil
B. memilih teman hanya dari suku yang sama
C. anak-anak bekerja setiap hari
D. aturan dibuat tanpa berdiskusi
A. memberi kesempatan beribadah dan tidak mengganggu
B. memaksa teman mengikuti ibadah kita
C. anak-anak tidak boleh bermain selamanya
D. menghindari semua teman
A. kita mendengarkan dan bertanya dengan sopan
B. kita mengejek karena berbeda
C. kita meninggalkan kegiatan
D. kita memotong pembicaraan
A. menghargai penjelasannya
B. mengatakan budaya itu aneh
C. mengabaikan dengan sengaja
D. menolak semua perbedaan
A. hanya mau berteman dengan yang sama
B. bekerja sama dalam kelompok tanpa membeda-bedakan
C. memilih ketua berdasarkan suku
D. mengejek bahasa daerah
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Perbedaan identitas adalah kekayaan masyarakat. Dengan saling menghargai, kita dapat hidup rukun, bekerja sama, dan menjaga persatuan.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 1 — Matematika
Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran : Matematika
Hari / Tanggal : Senin / 5 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Materi : Pecahan
Pertemuan Ke : 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu serta pecahan berpenyebut sama. Peserta didik mampu menggunakan representasi konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol untuk menjelaskan hubungan antarpecahan dalam masalah sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati bagian-bagian utuh dan pecahan secara teliti.
- Meaningful: murid menghubungkan pecahan dengan pembagian makanan, ukuran, dan bagian benda dalam kehidupan sehari-hari.
- Joyful: murid bermain kartu pecahan dan menyusun pecahan pada garis bilangan secara berkelompok.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid membandingkan pecahan berpembilang satu menggunakan gambar atau garis bilangan.
- Murid membandingkan dan mengurutkan pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau =.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn.
“Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muṭaffifīn: 3)
Ayat ini mengajarkan kejujuran dan ketepatan dalam membagi atau menakar. Saat belajar pecahan, kita harus membandingkan bagian dengan teliti dan tidak mengurangi hak orang lain.
2. Pengajaran Materi
A. Mengenal pecahan
Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan. Pada pecahan a/b, angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut. Penyebut menunjukkan banyak bagian yang sama, dan pembilang menunjukkan banyak bagian yang diambil.
B. Membandingkan pecahan dengan pembilang satu
Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar. Contoh: 1/2 > 1/4, karena satu benda yang dibagi menjadi dua menghasilkan bagian lebih besar daripada benda yang dibagi menjadi empat.
C. Membandingkan pecahan dengan penyebut sama
Jika penyebut sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar. Contoh: 3/8 > 2/8.
D. Mengurutkan pecahan
Untuk mengurutkan pecahan, bandingkan nilainya lalu susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
Jawaban: 1/5, 1/3, 1/2.
Jawaban: 7/9, 5/9, 2/9.
Tambahan: Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah pecahan yang memiliki nilai sama walaupun pembilang dan penyebutnya berbeda. Pecahan senilai dapat diperoleh dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.
Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen
Pecahan dapat ditulis dalam bentuk desimal dan persen. Untuk mengubah pecahan berpenyebut 10 atau 100, tuliskan nilai tempatnya. Persen berarti “per seratus”.
| Pecahan | Desimal | Persen |
|---|---|---|
| 1/2 | 0,5 | 50% |
| 1/4 | 0,25 | 25% |
| 3/4 | 0,75 | 75% |
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. 1/5 B. 1/2 C. keduanya sama D. tidak dapat dibandingkan
A. 1/8 B. 1/6 C. 1/4 D. 1/10
A. 5/7, 3/7, 2/7 B. 2/7, 3/7, 5/7 C. 3/7, 2/7, 5/7 D. 2/7, 5/7, 3/7
A. Rani membaca lebih banyak B. Dito membaca lebih banyak C. sama banyak D. tidak bisa dibandingkan
A. bagian 1/3 B. bagian 1/6 C. bagian 1/4 D. semua sama
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Pecahan membandingkan bagian dengan keseluruhan. Untuk pembilang satu, penyebut lebih kecil berarti pecahan lebih besar. Untuk penyebut sama, pembilang lebih besar berarti pecahan lebih besar.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 3 — IPAS
Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran : IPAS
Hari / Tanggal : Senin / 5 Oktober 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Materi : Mengenal Peta
Pertemuan Ke : 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggal dalam konteks kabupaten/kota dan provinsi. Peserta didik mampu membaca peta konvensional maupun digital menggunakan simbol, legenda, arah mata angin, dan judul peta untuk memperoleh informasi lokasi.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati simbol, arah, dan informasi peta dengan teliti.
- Meaningful: murid menghubungkan peta dengan lokasi rumah, sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi tempat tinggal.
- Joyful: murid melakukan permainan mencari lokasi pada peta dan membuat peta sederhana menuju sekolah.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengenali komponen peta, simbol, arah mata angin, dan legenda.
- Murid menemukan letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal pada peta konvensional atau digital serta menjelaskan informasi yang diperoleh.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَعَلَامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ
Wa ‘alāmātin wa bin-najmi hum yahtadūn.
“Dan Dia menciptakan tanda-tanda (petunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk.” (QS. An-Naḥl: 16)
Ayat ini mengingatkan bahwa manusia menggunakan tanda dan petunjuk untuk menemukan arah. Peta juga menggunakan simbol, legenda, dan arah untuk membantu kita menemukan lokasi.
2. Pengajaran Materi
A. Pengertian peta
Peta adalah gambaran permukaan bumi atau suatu wilayah pada bidang datar yang diperkecil menggunakan skala. Peta membantu kita mengetahui letak tempat, arah, jarak, dan berbagai informasi wilayah.
B. Komponen peta
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Judul peta | Menunjukkan wilayah atau tema yang dipetakan. |
| Legenda | Menjelaskan arti simbol pada peta. |
| Simbol | Mewakili objek, seperti jalan, sungai, kota, atau sekolah. |
| Arah mata angin | Menunjukkan utara, selatan, timur, dan barat. |
| Skala | Membandingkan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. |
C. Menemukan kabupaten/kota dan provinsi
- Perhatikan judul peta.
- Temukan nama provinsi tempat tinggal.
- Gunakan legenda dan batas wilayah untuk mencari kabupaten/kota.
- Periksa arah mata angin dan posisi wilayah.
- Pada peta digital, gunakan kolom pencarian dan perbesar tampilan jika diperlukan.
Jawaban: Provinsi Lampung.
Jawaban: Garis tersebut menunjukkan letak atau aliran sungai di wilayah yang dipetakan.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. judul B. legenda C. skala D. garis tepi
A. peta wilayah/provinsi B. peta cuaca dunia C. peta bintang D. peta tubuh manusia
A. arah mata angin B. judul buku C. warna kertas D. ukuran huruf
A. memperbesar tampilan dengan zoom B. menutup peta C. menghapus legenda D. mengubah semua simbol
A. skala peta B. warna langit C. nama pembuat D. bentuk kertas
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Peta adalah gambaran suatu wilayah yang membantu menemukan lokasi dan arah. Dengan membaca judul, legenda, simbol, arah mata angin, dan skala, kita dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal.
0 komentar:
Posting Komentar