Senin, 07 September 2026

Materi Ajar Kelas 4 Zainab, Selasa 8 September 2026

 

Identitas

  • - Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
  • - Mata Pelajaran :
    • Matematika
    • Seni Rupa
    • IPAS
  • - Hari / Tanggal : Selasa / 8 September 2026
  • - Fase / Kelas : B / 4 Zainab
  • - Materi :
    • Matematika : Pembagian Bilangan Cacah
    • Seni Rupa : Tekstur
    • IPAS : Menyelidiki Gaya gesek
  • - Pertemuan Ke :
    • Matematika : Ke 2
    • Seni Rupa : Ke 3
    • IPAS : Ke 2

Pembahasan Materi

1. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang maha pemberi rezeqi.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala

الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ مَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِنْ تَفَاوُتٍ"Alladhī khalaqa sab‘a samāwātin ṭibāqā, mā tarā fī khalqir-raḥmāni min tafāwut."

Artinya: "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (QS. Al-Mulk: 3)

Keterkaitan: Ayat ini menegaskan kesempurnaan ciptaan Allah. Dalam Seni Rupa, kita belajar tentang Tekstur sebagai bagian dari keindahan ciptaan-Nya. Dalam IPAS, kita melihat keteraturan hukum alam melalui Gaya Gesek, dan dalam Matematika, kita belajar Pembagian sebagai bentuk keseimbangan dan keadilan dalam berhitung.

I. Matematika: Pembagian Bilangan Cacah

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika.

Tujuan Pembelajaran (TP): Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan simbol.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy:
  • Mindful: Siswa fokus dan teliti dalam mengikuti langkah-langkah pembagian bersusun.
  • Meaningful: Memahami pembagian sebagai cara berbagi yang adil dalam kehidupan sehari-hari.
  • Joyful: Merasa senang saat berhasil memecahkan tantangan soal pembagian ratusan.

ATP: 1. Melakukan pembagian bilangan ratusan dengan satuan menggunakan metode porogapit. 2. Menyelesaikan soal cerita kontekstual tentang pembagian (HOTS).

Materi Pengajaran

Pembagian adalah pengurangan berulang sampai nol. Untuk bilangan ratusan, kita menggunakan metode Porogapit. Langkahnya: Bagi, Kali, Kurang, Turunkan.

Contoh Soal:
1. 144 : 6 = ... (Jawab: 24)
2. Ibu memiliki 250 butir telur, ingin dimasukkan ke dalam 5 wadah sama banyak. Berapa isi tiap wadah? (Jawab: 50 butir).

📺 Video: Trik Cepat Pembagian Porogapit

Asesmen Formatif (HOTS)

1. Hasil dari 324 : 4 adalah... (a. 71 b. 81 c. 91 d. 84)
2. 600 : 8 = ... (a. 65 b. 75 c. 85 d. 95)
3. Bilangan 1000 jika dibagi 5 menjadi... (a. 150 b. 200 c. 250 d. 300)
4. 168 : 7 = ... (a. 24 b. 26 c. 28 d. 30)
5. Hasil dari 900 : 6 adalah... (a. 120 b. 140 c. 150 d. 160)

Isian: 1. 125 : 5 = ____. 2. 480 : 8 = ____. 3. 210 : 7 = ____.

Esai: 1. Pak Tani memanen 750 buah jeruk. Jeruk tersebut akan dibagikan kepada 6 pedagang sama banyak. Berapa jeruk yang diterima setiap pedagang? 2. Jelaskan langkah porogapit dari 156 : 3!

Kesimpulan: Pembagian bersusun memudahkan kita menghitung angka besar dengan langkah yang sistematis.

Refleksi: 
II. Seni Rupa: Tekstur

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mengenal dan menggunakan elemen rupa (garis, bentuk, warna, tekstur) dalam karya seni dua atau tiga dimensi.

Tujuan Pembelajaran (TP): Membuat tekstur sesuai rancangan yang dibuat.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy:
  • Mindful: Menyadari keunikan tekstur benda-benda di sekitar sekolah.
  • Meaningful: Menghargai keindahan permukaan benda sebagai karya seni alami.
  • Joyful: Bereksperimen dengan teknik tempel dan jiplak yang seru.

ATP: 1. Memilih bahan alam atau buatan untuk membuat tekstur nyata. 2. Mengaplikasikan teknik cetak atau tempel untuk menghasilkan tekstur sesuai rancangan (HOTS).

Materi Pengajaran

Tekstur adalah nilai raba dari suatu permukaan benda. Ada tekstur nyata (terasa kasar/halus saat diraba) dan tekstur semu (hanya terlihat kasar tapi terasa halus). Kita bisa membuat tekstur dengan teknik frottage (menjiplak) atau grattage (menggores).

Contoh Soal: 1. Sebutkan benda yang memiliki tekstur nyata kasar! (Jawab: Kulit kayu). 2. Apa fungsi tekstur pada karya seni? (Jawab: Memberikan kesan dimensi).

📺 Video: Membuat Tekstur dengan Teknik Grattage

Asesmen Formatif (HOTS)

1. Tekstur yang terasa kasar saat diraba disebut tekstur... (a. Semu b. Nyata c. Halus d. Buatan)
2. Teknik menjiplak tekstur koin ke kertas disebut... (a. Kolase b. Frottage c. Grattage d. Mozaik)
3. Benda yang memiliki tekstur halus adalah... (a. Pasir b. Kaca c. Batu d. Ban mobil)
4. Teknik menggores lapisan krayon hitam untuk memunculkan warna disebut... (a. Frottage b. Grattage c. Cetak d. Lukis)
5. Tekstur semu sering ditemukan pada... (a. Lukisan b. Patung c. Keramik d. Anyaman)

Isian: 1. Nilai raba permukaan benda disebut ____. 2. Kulit salak memiliki tekstur ____. 3. Kertas HVS memiliki tekstur ____.

Esai: 1. Rancanglah sebuah ide karya seni yang menggabungkan tekstur nyata dari daun kering dan pasir! 2. Apa perbedaan utama antara tekstur nyata dan tekstur semu?

Kesimpulan: Tekstur menambah keindahan dan detail pada karya seni rupa.

Refleksi: .
III. IPAS: Menyelidiki Gaya Gesek

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mengidentifikasi ragam gaya dalam kehidupan sehari-hari dan pengaruhnya terhadap gerak benda.

Tujuan Pembelajaran (TP): Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

Tujuan Pembelajaran Mamijoy:
  • Mindful: Mengamati gaya gesek yang terjadi saat berjalan atau menulis.
  • Meaningful: Memahami pentingnya gaya gesek untuk keamanan berkendara.
  • Joyful: Eksperimen meluncurkan benda di berbagai permukaan (licin vs kasar).

ATP: 1. Mendefinisikan gaya gesek dan faktor yang mempengaruhinya. 2. Menganalisis manfaat dan kerugian gaya gesek dalam kehidupan (HOTS).

Materi Pengajaran

Gaya gesek adalah gaya yang muncul saat dua benda bersentuhan. Arahnya berlawanan dengan arah gerak benda. Permukaan yang kasar menghasilkan gaya gesek yang lebih besar daripada permukaan yang licin.

Contoh Soal: 1. Mengapa ban mobil beralur? (Jawab: Untuk memperbesar gesekan agar tidak slip). 2. Apa yang terjadi jika lantai diberi sabun? (Jawab: Gaya gesek berkurang, lantai jadi licin).

📺 Video: Eksperimen Gaya Gesek Seru

Asesmen Formatif (HOTS)

1. Gaya yang menghambat gerak benda disebut gaya... 

(a. Otot b. Gesek c. Pegas d. Magnet)


2. Sepatu bola memiliki pul di bawahnya untuk... 

(a. Gaya-gayaan b. Memperbesar gesekan c. Memperkecil gesekan d. Mempercepat lari)


3. Permukaan yang menghasilkan gesekan paling kecil adalah... 

(a. Aspal b. Tanah c. Es licin d. Pasir)


4. Cara memperkecil gaya gesek adalah dengan... 

(a. Diberi pelumas b. Dibuat kasar c. Ditekan d. Diberi pasir)


5. Contoh gaya gesek yang merugikan adalah... 

(a. Rem sepeda b. Ban mobil aus c. Korek api d. Berjalan)


Isian: 1. Arah gaya gesek selalu ____ dengan gerak benda. 

2. Permukaan kasar membuat gesekan semakin ____. 

3. Oli pada mesin motor berfungsi untuk ____ gaya gesek.

Esai: 1. Mengapa saat hujan jalanan menjadi lebih berbahaya bagi pengendara motor? Hubungkan dengan gaya gesek! 

2. Sebutkan 3 cara memperbesar gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari!

Kesimpulan: Gaya gesek sangat penting untuk mengontrol gerak benda dan menjaga keamanan.

Refleksi: .

Dibuat oleh: Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
SD Al Azhar 1 Bandar Lampung | Materi Ajar Digital 2026

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar