Minggu, 22 Februari 2026

Materi Ajar Kelas 4 Zainab, Senin 23 Februari 2026


Materi Ajar Kelas 4 Zainab

Hari / Tanggal : Senin/23 Februari 2026

Mata Pelajaran : 

1. Pendidikan Pancasila

2. Matematika

3. IPAS

4. Bahasa Indonesia

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Hallo Anak Sholeh dan Sholeha kelas 4 Zainab 😊😊😊

Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin 

berikut adalah rangkuman materi yang akan kita pelajari hari ini : 

1. Pendidikan pancasila

Topik: Gotong Royong

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami dan menunjukkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nilai kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.


Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian gotong royong dengan bahasa sendiri.
  2. Mengidentifikasi contoh-contoh kegiatan gotong royong di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
  3. Menunjukkan sikap kerja sama, saling membantu, dan peduli terhadap sesama.
  4. Menerapkan perilaku gotong royong dalam kegiatan sederhana di sekolah.

Materi Pokok

1. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam gotong royong, setiap orang saling membantu tanpa mengharapkan imbalan.

2. Gotong Royong sebagai Nilai Pancasila

Gotong royong mencerminkan nilai Pancasila, terutama:

  • Sila ke-2: Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Sila ke-3: Persatuan Indonesia
  • Sila ke-5: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

3. Contoh Gotong Royong

  • Di rumah: membersihkan rumah bersama keluarga
  • Di sekolah: piket kelas, kerja kelompok
  • Di masyarakat: kerja bakti membersihkan lingkungan

4. Manfaat Gotong Royong

  • Pekerjaan menjadi lebih ringan
  • Menumbuhkan rasa kebersamaan
  • Mempererat persatuan dan persaudaraan
2. Matematika

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami dan menggunakan konsep geometri untuk mengenali, mengklasifikasikan, dan menganalisis berbagai bangun datar serta menentukan keliling dan luas bangun datar sederhana dalam pemecahan masalah kontekstual.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi berbagai jenis bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran).
  2. Menjelaskan ciri-ciri masing-masing bangun datar.
  3. Menentukan keliling bangun datar sederhana.
  4. Menghitung luas persegi dan persegi panjang.
  5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bangun datar.

Materi Pokok

1. Pengertian Bangun Datar

Bangun datar adalah bangun dua dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar serta tidak memiliki tinggi.

2. Macam-Macam Bangun Datar dan Ciri-Cirinya

a. Persegi

  • Memiliki 4 sisi sama panjang
  • Memiliki 4 sudut siku-siku

b. Persegi Panjang

  • Memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang
  • Memiliki 4 sudut siku-siku

c. Segitiga

  • Memiliki 3 sisi dan 3 sudut
  • Jumlah sudutnya 180°

d. Lingkaran

  • Tidak memiliki sudut
  • Memiliki satu sisi lengkung

Keliling Bangun Datar

  • Persegi: K = 4 × sisi
  • Persegi panjang: K = 2 × (panjang + lebar)
  • Segitiga: K = jumlah seluruh sisi

Luas Bangun Datar

  • Persegi: L = sisi × sisi
  • Persegi panjang: L = panjang × lebar
3. IPAS
 
Sumber Daya Alam
 
CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) - FASE B KURIKULUM MERDEKA
 
- Mengidentifikasi jenis sumber daya alam hayati dan nonhayati di sekitar lingkungan serta contoh pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Menjelaskan perbedaan antara sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan.
- Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitar dan mengaitkannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup serta kesejahteraan manusia.
- Menunjukkan sikap peduli dan tindakan konkret untuk melestarikan sumber daya alam sesuai dengan nilai-nilai profil pelajar pancasila (seperti mandiri, gotong royong, dan cinta tanah air).
 
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) - SESUAI KURIKULUM MERDEKA
 
Tujuan Kognitif
 
1. Siswa dapat membedakan sumber daya alam hayati dan nonhayati, serta mengklasifikasikan contohnya dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan perbedaan sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan beserta dampak penggunaannya terhadap lingkungan.
3. Siswa dapat menjelaskan pentingnya kelestarian sumber daya alam bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
4. Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mengganggu kelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitar.
 
MATERI PEMBELAJARAN
 
1. Pengertian Sumber Daya Alam
 
Segala sesuatu yang ada di alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.
 
2. Jenis-jenis Sumber Daya Alam
 
- Sumber Daya Alam Hayati
- Berasal dari makhluk hidup (tumbuhan, hewan, mikroorganisme).
- Contoh: padi, kelapa, sapi, ikan, kayu jati.
- Pemanfaatan: makanan, bahan pakaian, obat-obatan, bahan bangunan.
- Sumber Daya Alam Nonhayati
- Tidak berasal dari makhluk hidup, dibagi menjadi dua:
- Terbarukan: Dapat diperbaharui secara alami dalam waktu yang relatif singkat (air, sinar matahari, angin, tanah, hutan).
- Tidak Terbarukan: Memerlukan waktu sangat lama untuk terbentuk atau tidak dapat diperbaharui (minyak bumi, batu bara, emas, besi baja).
- Pemanfaatan: energi listrik, bahan baku industri, alat rumah tangga.
 
3. Kelestarian Sumber Daya Alam
 
- Pentingnya Kelestarian: Sumber daya alam memiliki keterbatasan, sehingga perlu dijaga agar tetap tersedia untuk generasi mendatang dan menjaga keseimbangan ekosistem.
- Faktor Pengganggu Kelestarian: Penebangan hutan liar, perburuan hewan liar, pencemaran udara/air/tanah, penggunaan boros, dan pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan.
- Cara Melestarikan:
- Melakukan reboisasi dan penghijauan.
- Menggunakan energi terbarukan (misalnya panel surya).
- Menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
- Menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
- Mengikuti program pelestarian alam yang ada di daerah.
 
4. Sumber Daya Alam di Daerah Tinggal
 
- Mengidentifikasi kekayaan alam yang ada di daerah tinggal siswa (misalnya di Jawa Timur, terdapat sumber daya seperti pertanian, perikanan, batu bara, dan pasir).
- Menjelaskan pengaruh geografis daerah terhadap jenis sumber daya alam yang dimiliki.
- Merencanakan cara bijak memanfaatkan sumber daya alam lokal agar tetap lestari.
 
CONTOH SOAL PENILAIAN
 
1. Sebutkan 3 contoh sumber daya alam hayati dan 3 contoh sumber daya alam nonhayati, lalu jelaskan pemanfaatannya!
2. Mengapa sumber daya alam tidak terbarukan perlu digunakan secara hemat? Jelaskan jawabanmu!
3. Identifikasi satu masalah kelestarian sumber daya alam di daerahmu, lalu buat rancangan tindakan untuk mengatasinya!
4. Bagaimana cara kamu menerapkan prinsip 3R di rumah untuk melestarikan sumber daya alam?

4. Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B (Kelas 4), peserta didik mampu:
Memahami dan menggunakan kalimat sederhana dan kalimat majemuk dalam bentuk lisan dan tulis.
Mengidentifikasi fungsi kata dalam kalimat (subjek, predikat, objek, dan keterangan).
Mengungkapkan gagasan, perasaan, dan informasi secara jelas dan runtut dengan menggunakan struktur kalimat yang tepat.
Menulis dan menyampaikan kalimat dengan bahasa yang santun, efektif, dan mudah dipahami sesuai konteks

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik dapat:
Memahami pengertian kalimat aktif
Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat aktif
Menentukan pelaku dan perbuatan dalam kalimat aktif
Membuat kalimat aktif dengan bahasa yang benar

B. Pengertian Kalimat Aktif
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu perbuatan.
👉 Dengan kata lain, pelaku ada di depan dan bertindak.
Contoh:
Ibu memasak nasi.
Siti membaca buku.
Ayah menyiram tanaman.

C. Ciri-ciri Kalimat Aktif
Kalimat aktif memiliki ciri-ciri berikut:
Subjek sebagai pelaku
Predikat biasanya menggunakan kata kerja berawalan:
me-
ber-
mem-
men-
Mudah ditanyakan dengan pertanyaan:
“Siapa melakukan apa?”
Contoh:
Andi menendang bola.
(Siapa? Andi – melakukan apa? menendang)

D. Struktur Kalimat Aktif
Kalimat aktif umumnya memiliki susunan:
Subjek + Predikat + Objek/Keterangan
Contoh:
Ani (S) menulis (P) surat (O).
Budi (S) berlari (P) di lapangan (K).

E. Contoh Kalimat Aktif
Siswa mengerjakan tugas.
Ibu membeli sayur di pasar.
Kakak bermain sepeda.
Petani menanam padi.
Guru mengajar di kelas.

F. Latihan (Aktivitas Peserta Didik)
1. Ayo Menentukan!
Tentukan pelaku dan perbuatannya!
Ayah memperbaiki sepeda.
Siti menyapu halaman.
2. Ayo Lengkapi!
Lengkapi kalimat berikut agar menjadi kalimat aktif:
Ibu ________ kue.
Adik ________ buku cerita.
3. Ayo Membuat!
Buatlah 3 kalimat aktif tentang kegiatan di sekolah!

G. Kesimpulan
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan perbuatan
Kata kerja pada kalimat aktif biasanya berawalan me- atau ber-
Kalimat aktif sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar