Materi Ajar Kelas 4 Zainab
Hari / Tanggal : Selasa/24 Februari 2026
Mata Pelajaran :
1. Pendidikan Pancasila
2. Matematika
3. IPAS
4. Seni Rupa
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Hallo Anak Sholeh dan Sholeha kelas 4 Zainab 😊😊😊
Apa Kabarnya hari ini ? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT ya. Aamiin
berikut adalah rangkuman materi yang akan kita pelajari hari ini :
1. Pendidikan pancasila
Topik: Gotong Royong
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami dan menunjukkan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nilai kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian gotong royong dengan bahasa sendiri.
- Mengidentifikasi contoh-contoh kegiatan gotong royong di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
- Menunjukkan sikap kerja sama, saling membantu, dan peduli terhadap sesama.
- Menerapkan perilaku gotong royong dalam kegiatan sederhana di sekolah.
Materi Pokok
1. Pengertian Gotong Royong
Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam gotong royong, setiap orang saling membantu tanpa mengharapkan imbalan.
2. Gotong Royong sebagai Nilai Pancasila
Gotong royong mencerminkan nilai Pancasila, terutama:
- Sila ke-2: Kemanusiaan yang adil dan beradab
- Sila ke-3: Persatuan Indonesia
- Sila ke-5: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
3. Contoh Gotong Royong
- Di rumah: membersihkan rumah bersama keluarga
- Di sekolah: piket kelas, kerja kelompok
- Di masyarakat: kerja bakti membersihkan lingkungan
4. Manfaat Gotong Royong
- Pekerjaan menjadi lebih ringan
- Menumbuhkan rasa kebersamaan
- Mempererat persatuan dan persaudaraan
2. Matematika
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami dan menggunakan konsep geometri untuk mengenali, mengklasifikasikan, dan menganalisis berbagai bangun datar serta menentukan keliling dan luas bangun datar sederhana dalam pemecahan masalah kontekstual.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi berbagai jenis bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran).
- Menjelaskan ciri-ciri masing-masing bangun datar.
- Menentukan keliling bangun datar sederhana.
- Menghitung luas persegi dan persegi panjang.
- Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bangun datar.
Materi Pokok
1. Pengertian Bangun Datar
Bangun datar adalah bangun dua dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar serta tidak memiliki tinggi.
2. Macam-Macam Bangun Datar dan Ciri-Cirinya
a. Persegi
- Memiliki 4 sisi sama panjang
- Memiliki 4 sudut siku-siku
b. Persegi Panjang
- Memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang
- Memiliki 4 sudut siku-siku
c. Segitiga
- Memiliki 3 sisi dan 3 sudut
- Jumlah sudutnya 180°
d. Lingkaran
- Tidak memiliki sudut
- Memiliki satu sisi lengkung
Keliling Bangun Datar
- Persegi: K = 4 × sisi
- Persegi panjang: K = 2 × (panjang + lebar)
- Segitiga: K = jumlah seluruh sisi
Luas Bangun Datar
- Persegi: L = sisi × sisi
- Persegi panjang: L = panjang × lebar
3. IPAS
Sumber Daya Alam
CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) - FASE B KURIKULUM MERDEKA
- Mengidentifikasi jenis sumber daya alam hayati dan nonhayati di sekitar lingkungan serta contoh pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Menjelaskan perbedaan antara sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan.
- Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitar dan mengaitkannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup serta kesejahteraan manusia.
- Menunjukkan sikap peduli dan tindakan konkret untuk melestarikan sumber daya alam sesuai dengan nilai-nilai profil pelajar pancasila (seperti mandiri, gotong royong, dan cinta tanah air).
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) - SESUAI KURIKULUM MERDEKA
Tujuan Kognitif
1. Siswa dapat membedakan sumber daya alam hayati dan nonhayati, serta mengklasifikasikan contohnya dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan perbedaan sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan beserta dampak penggunaannya terhadap lingkungan.
3. Siswa dapat menjelaskan pentingnya kelestarian sumber daya alam bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
4. Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mengganggu kelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitar.
MATERI PEMBELAJARAN
1. Pengertian Sumber Daya Alam
Segala sesuatu yang ada di alam dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.
2. Jenis-jenis Sumber Daya Alam
- Sumber Daya Alam Hayati
- Berasal dari makhluk hidup (tumbuhan, hewan, mikroorganisme).
- Contoh: padi, kelapa, sapi, ikan, kayu jati.
- Pemanfaatan: makanan, bahan pakaian, obat-obatan, bahan bangunan.
- Sumber Daya Alam Nonhayati
- Tidak berasal dari makhluk hidup, dibagi menjadi dua:
- Terbarukan: Dapat diperbaharui secara alami dalam waktu yang relatif singkat (air, sinar matahari, angin, tanah, hutan).
- Tidak Terbarukan: Memerlukan waktu sangat lama untuk terbentuk atau tidak dapat diperbaharui (minyak bumi, batu bara, emas, besi baja).
- Pemanfaatan: energi listrik, bahan baku industri, alat rumah tangga.
3. Kelestarian Sumber Daya Alam
- Pentingnya Kelestarian: Sumber daya alam memiliki keterbatasan, sehingga perlu dijaga agar tetap tersedia untuk generasi mendatang dan menjaga keseimbangan ekosistem.
- Faktor Pengganggu Kelestarian: Penebangan hutan liar, perburuan hewan liar, pencemaran udara/air/tanah, penggunaan boros, dan pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan.
- Cara Melestarikan:
- Melakukan reboisasi dan penghijauan.
- Menggunakan energi terbarukan (misalnya panel surya).
- Menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
- Menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
- Mengikuti program pelestarian alam yang ada di daerah.
4. Sumber Daya Alam di Daerah Tinggal
- Mengidentifikasi kekayaan alam yang ada di daerah tinggal siswa (misalnya di Jawa Timur, terdapat sumber daya seperti pertanian, perikanan, batu bara, dan pasir).
- Menjelaskan pengaruh geografis daerah terhadap jenis sumber daya alam yang dimiliki.
- Merencanakan cara bijak memanfaatkan sumber daya alam lokal agar tetap lestari.
CONTOH SOAL PENILAIAN
1. Sebutkan 3 contoh sumber daya alam hayati dan 3 contoh sumber daya alam nonhayati, lalu jelaskan pemanfaatannya!
2. Mengapa sumber daya alam tidak terbarukan perlu digunakan secara hemat? Jelaskan jawabanmu!
3. Identifikasi satu masalah kelestarian sumber daya alam di daerahmu, lalu buat rancangan tindakan untuk mengatasinya!
4. Bagaimana cara kamu menerapkan prinsip 3R di rumah untuk melestarikan sumber daya alam?
4. Seni Rupa
A. Capaian Pembelajaran (CP) Fase B – Seni Rupa
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu:
Mengalami, mengamati, dan mengeksplorasi unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur).
Mengekspresikan ide dan perasaan melalui karya seni rupa dua dan tiga dimensi.
Menggunakan berbagai bahan dan alat sederhana untuk membuat karya seni.
Merefleksikan proses dan hasil karya seni secara lisan maupun tertulis.
B. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:
Mengidentifikasi unsur rupa (garis, bentuk, warna) pada layangan.
Menjelaskan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat layangan.
Membuat layangan sederhana dengan rapi dan kreatif.
Menghias layangan dengan kombinasi warna dan motif yang menarik.
Menunjukkan sikap kerja sama, tanggung jawab, dan keselamatan kerja selama proses berkarya.
C. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Layangan
Layangan adalah benda terbang yang dimainkan dengan bantuan angin dan dikendalikan menggunakan benang. Layangan termasuk karya seni rupa dua dimensi yang dapat dihias dengan berbagai motif dan warna.
2. Unsur Seni Rupa pada Layangan
Garis → rangka bambu dan pola hias
Bentuk → belah ketupat, segitiga, atau bentuk kreasi
Warna → kombinasi warna cerah agar terlihat menarik
Tekstur → permukaan kertas atau plastik
3. Alat dan Bahan
Bambu tipis
Kertas minyak/plastik warna
Lem
Gunting
Benang
Penggaris
Spidol atau cat warna
Pita atau kain untuk ekor layangan
4. Langkah-Langkah Membuat Layangan
Membuat Rangka
Potong dua bilah bambu (panjang dan pendek).
Susun membentuk tanda silang (seperti belah ketupat).
Ikat kuat pada bagian tengah.
Membuat Kerangka Benang
Ikat benang mengikuti tepi rangka agar lebih kuat.
Menempelkan Kertas
Letakkan rangka di atas kertas.
Gambar pola sesuai rangka.
Gunting dan tempel menggunakan lem.
Membuat Ekor Layangan
Pasang pita/kain panjang di bagian bawah.
Menghias Layangan
Buat motif bebas (geometris, flora, fauna).
Gunakan warna yang serasi dan menarik.
Memasang Tali Kendali
Ikat benang pada dua titik rangka depan agar layangan seimbang.
D. Metode Pembelajaran
Demonstrasi
Praktik langsung (Project Based Learning sederhana)
Diskusi dan tanya jawab
Refleksi
E. Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Guru membuka pelajaran dan mengaitkan dengan pengalaman bermain layangan.
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (60 menit)
Guru menjelaskan unsur seni rupa pada layangan.
Guru mendemonstrasikan cara membuat layangan.
Peserta didik membuat layangan secara berkelompok/mandiri.
Guru membimbing dan memastikan keamanan penggunaan gunting.
3. Kegiatan Penutup (20 menit)
Peserta didik mempresentasikan hasil karyanya.
Refleksi: kesulitan dan pengalaman saat membuat layangan.
Guru memberikan apresiasi.
0 komentar:
Posting Komentar