IPAS: Musim dan Iklim di Indonesia
Identitas
Nama Guru: Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran: IPAS
Hari / Tanggal: Kamis / 29 Oktober 2026
Fase / Kelas: B / 4 Zainab
Materi: Musim dan Iklim di Indonesia
Pertemuan Ke: 2
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, elemen Pemahaman IPAS, murid menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Keterampilan proses yang mendukungnya mencakup mengamati fenomena, mengajukan pertanyaan dan prediksi, melakukan penyelidikan sederhana dengan panduan, mengolah informasi, merefleksi, serta mengomunikasikan hasil.
CP diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Keputusan No. 020 Tahun 2026 mengubah bagian CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, bukan IPAS. Naskah CP resmi 2025 · Perubahan CP 2026.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
Mainful: Murid bermain “Kartu Cuaca, Musim, atau Iklim?” dan menyusun ide aksi hemat sumber daya. Meaningful: Murid menghubungkan musim dan iklim dengan air, pangan, kesehatan, serta kebiasaan warga di sekitar. Joyful: Kelompok membuat poster atau janji aksi “Satu Minggu Lebih Hemat” berdasarkan masalah yang ditemukan.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid membedakan cuaca, musim, dan iklim; mengidentifikasi musim di Indonesia serta menghubungkan perubahan iklim dengan dampak yang mungkin terjadi pada sumber daya alam.
- Murid mengamati satu masalah penggunaan atau pelestarian sumber daya alam dan mengusulkan solusi sederhana yang dapat dilakukan di rumah atau sekolah untuk membantu mitigasi perubahan iklim.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ilmu kita bertambah menjadi ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian salat Subuh hari ini? Jangan lupa, salat adalah kewajiban setiap muslim. Allah menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Pencipta, Allah Maha Memelihara, dan Allah Maha Pemberi rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala — Surah Al-A‘rāf ayat 56:
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
Wa lā tufsidū fil-arḍi ba‘da iṣlāḥihā wad‘ūhu khaufaw wa ṭama‘ā, inna raḥmatallāhi qarībun minal-muḥsinīn.
“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”
Sumber teks, transliterasi, dan terjemahan: Al-Qur’an NU Online, Al-A‘rāf 7:56.
Keterkaitan: Menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya dengan bijak merupakan bagian dari perbuatan baik. Kebiasaan tersebut membantu mengurangi pemborosan dan mendukung usaha menghadapi perubahan iklim.
2. Pengajaran Materi
Cuaca, musim, dan iklim
| Istilah | Arti sederhana | Contoh |
|---|---|---|
| Cuaca | Keadaan udara pada tempat dan waktu tertentu; dapat berubah dalam waktu singkat. | Pagi ini mendung, lalu sore turun hujan. |
| Musim | Pola keadaan cuaca yang cenderung berlangsung dalam periode tertentu dan berulang dalam setahun. | Musim hujan atau musim kemarau. |
| Iklim | Pola rata-rata keadaan cuaca dalam jangka waktu panjang di wilayah tertentu. | Indonesia beriklim tropis dan umumnya mengalami musim hujan serta kemarau. |
Musim di Indonesia
Banyak wilayah Indonesia mengenal musim hujan dan musim kemarau. Pergantian musim berkaitan dengan pola angin dan kondisi atmosfer. Waktu mulai, lama, dan banyaknya hujan tidak selalu sama di setiap daerah atau setiap tahun. Karena itu, prakiraan cuaca dan informasi resmi penting untuk membantu kegiatan sehari-hari.
Perubahan iklim
Perubahan iklim adalah perubahan pola suhu dan cuaca dalam jangka panjang. Perubahan itu berbeda dari perubahan cuaca harian. Kegiatan manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil yang melepaskan gas rumah kaca, menjadi pendorong utama perubahan iklim global. Perubahan iklim dapat meningkatkan risiko panas ekstrem, kekeringan, hujan lebat, dan gangguan pada ketersediaan air atau pangan. Dampaknya berbeda menurut wilayah; satu kejadian cuaca saja tidak cukup untuk membuktikan perubahan iklim.
Bagaimana menjaga sumber daya alam dan membantu mitigasi?
Sumber daya alam meliputi air, tanah, tumbuhan, hewan, dan bahan tambang yang dimanfaatkan manusia. Mitigasi perubahan iklim berarti upaya mengurangi penyebab perubahan iklim atau emisi gas rumah kaca. Tindakan kecil akan lebih bermakna bila dilakukan bersama dan menjadi kebiasaan.
- Hemat listrik: matikan lampu dan alat listrik ketika tidak digunakan. Menghemat energi dapat mengurangi kebutuhan pembangkitan listrik, terutama jika sumbernya menghasilkan emisi.
- Hemat air: tutup keran saat tidak digunakan, perbaiki kebocoran bersama orang dewasa, dan gunakan air secukupnya.
- Kurangi sampah: gunakan kembali barang yang masih layak, bawa botol minum, dan pilah sampah sesuai fasilitas setempat. Mengurangi sampah membantu menekan penggunaan bahan dan energi baru.
- Rawat tanaman dan pohon: menanam dan merawat pohon sesuai kondisi setempat membantu menjaga lingkungan dan menyerap karbon saat tumbuh. Jangan menanam sembarangan di tempat yang tidak cocok.
- Bergerak bersama: buat pengamatan sederhana, catat masalah seperti lampu menyala saat kelas kosong atau keran bocor, lalu bicarakan solusi yang aman dengan guru.
Contoh Soal Materi
Contoh 1. Pagi ini hujan deras selama dua jam. Apakah informasi itu cuaca, musim, atau iklim? Jelaskan.
Jawaban: Itu informasi cuaca karena menggambarkan keadaan udara di tempat dan waktu tertentu dalam periode singkat.
Contoh 2. Kelas menemukan lampu tetap menyala saat ruangan kosong dan keran menetes terus-menerus. Tuliskan satu solusi untuk tiap masalah dan jelaskan manfaatnya.
Jawaban: Buat kebiasaan mematikan lampu saat kelas kosong untuk menghemat listrik. Laporkan keran yang bocor kepada guru atau petugas agar diperbaiki dan air tidak terbuang.
Video Pembelajaran
Musim dan Iklim di Indonesia (Iklim dan Perubahannya) — CP Terbaru 2025 IPAS Kelas 4 SD Bab 4 (a)
Video oleh Pak Bay. Judul dan deskripsi YouTube telah diperiksa. Setelah menonton, murid dapat menyebutkan perbedaan cuaca, musim, dan iklim serta satu kebiasaan menjaga sumber daya alam.
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
Misi: Jadilah “Tim Aksi Iklim Cilik”! Analisis situasi, pilih solusi yang masuk akal, dan jelaskan bagaimana solusi itu menghemat sumber daya atau mengurangi emisi.
A. Pilihan Ganda
1. Selama beberapa dekade, rata-rata suhu di suatu wilayah meningkat dan pola hujannya berubah. Informasi itu paling tepat menggambarkan …
2. Kelas ingin menghemat sumber daya sekaligus membantu mitigasi perubahan iklim. Program yang paling tepat adalah …
3. Hari ini hujan deras di kota Sari. Seorang teman menyimpulkan bahwa perubahan iklim pasti menjadi penyebab hujan hari ini. Penilaian terbaik adalah …
4. Di sekolah, keran bocor dibiarkan selama beberapa hari. Tindakan awal yang paling tepat adalah …
5. Kelompok murid ingin menanam banyak pohon untuk mengatasi perubahan iklim. Agar rencana lebih bertanggung jawab, mereka sebaiknya …
B. Isian
1. Keadaan udara pada tempat dan waktu tertentu disebut ….
2. Upaya mengurangi penyebab perubahan iklim, misalnya mengurangi emisi gas rumah kaca, disebut ….
3. Tuliskan satu tindakan hemat sumber daya alam yang dapat dilakukan di kelas: ….
C. Esai
1. Sekolahmu menggunakan banyak gelas plastik sekali pakai setiap hari. Usulkan dua langkah yang realistis untuk mengurangi sampah dan penggunaan sumber daya. Jelaskan manfaat tiap langkah.
2. Buat rancangan aksi sederhana selama satu minggu untuk menghemat air atau listrik di kelas. Tuliskan masalah yang diamati, tindakan, cara mencatat hasil, dan bagaimana kamu tahu apakah aksi tersebut berhasil.
Kunci Jawaban
Pilihan ganda: 1. B — perubahan rata-rata dan pola dalam jangka panjang berkaitan dengan perubahan iklim. 2. B — pemantauan dan kebiasaan hemat mengurangi pemborosan. 3. B — satu peristiwa cuaca tidak cukup untuk menyimpulkan perubahan iklim. 4. B — melapor dan memperbaiki kebiasaan mencegah pemborosan air. 5. B — penanaman perlu sesuai lokasi dan dirawat.
Isian: 1. Cuaca. 2. Mitigasi perubahan iklim. 3. Contoh: mematikan lampu saat kelas kosong, menutup keran setelah digunakan, atau menggunakan kembali kertas yang masih kosong pada satu sisi.
Esai: 1. Contoh: murid membawa botol minum isi ulang dan sekolah menyediakan tempat isi ulang air minum. Langkah ini mengurangi penggunaan gelas plastik sekali pakai dan jumlah sampah. Jawaban lain yang realistis dan beralasan dapat diterima. 2. Contoh: catat berapa kali lampu ditemukan menyala saat kelas kosong pada minggu awal; selama satu minggu, petugas bergiliran memeriksa sebelum keluar; bandingkan jumlah temuan setelah aksi. Aksi berhasil bila temuan berkurang. Jawaban lain dengan pengamatan dan cara evaluasi yang masuk akal dapat diterima.
Penilaian esai: 1 poin untuk mengenali masalah, 1 poin untuk solusi realistis, 1 poin untuk alasan/manfaat, dan 1 poin untuk cara mengamati atau menilai hasil.
Kesimpulan
Cuaca menggambarkan keadaan udara pada waktu dan tempat tertentu, musim adalah pola yang berlangsung dalam periode tertentu, sedangkan iklim merupakan pola cuaca jangka panjang. Indonesia umumnya mengalami musim hujan dan kemarau, dengan waktu dan kondisi yang dapat berbeda antarwilayah. Menghemat listrik dan air, mengurangi sampah, serta merawat tanaman adalah contoh aksi yang membantu menjaga sumber daya alam dan mendukung mitigasi perubahan iklim.
0 komentar:
Posting Komentar