Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Hari / Tanggal : Selasa / 1 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Mata Pelajaran : Matematika, Seni Rupa, IPAS
Materi : Perkalian, Tekstur, Gaya
Pertemuan Ke : 2
Apersepsi:
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.
Artinya: "Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." (QS. Al-Furqan: 2)
Keterkaitan: Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan perhitungan yang teliti (Matematika), keindahan bentuk dan tekstur (Seni Rupa), serta hukum-hukum gerak dan gaya (IPAS) yang sangat teratur.
1. Matematika: Perkalian Bilangan Cacah
Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000.
Tujuan Pembelajaran (TP): Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Mengingat kembali konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.
- Melakukan perkalian bilangan dua angka dengan satu angka menggunakan teknik susun pendek.
- Melakukan perkalian bilangan tiga angka dengan satu angka menggunakan teknik menyimpan.
- Menyelesaikan soal cerita kontekstual tentang perkalian dalam kehidupan sehari-hari (HOTS).
Model / Metode Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan metode Drill (Latihan Terbimbing). Alasan: Keterampilan menghitung memerlukan latihan berulang agar siswa mahir dalam prosedur perkalian susun.
Penjabaran Materi
📺 Video Pembelajaran: Perkalian Bilangan CacahKonsep Perkalian Susun Pendek:
Perkalian bilangan besar lebih mudah dikerjakan dengan cara bersusun. Pastikan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) sejajar.
Contoh Soal:
| Contoh 1: 125 x 4 | Contoh 2: 234 x 3 |
|---|---|
| 1. 5 x 4 = 20 (tulis 0, simpan 2) 2. 2 x 4 = 8. Tambahkan simpanan: 8 + 2 = 10 (tulis 0, simpan 1) 3. 1 x 4 = 4. Tambahkan simpanan: 4 + 1 = 5. Hasil: 500 | 1. 4 x 3 = 12 (tulis 2, simpan 1) 2. 3 x 3 = 9. Tambahkan simpanan: 9 + 1 = 10 (tulis 0, simpan 1) 3. 2 x 3 = 6. Tambahkan simpanan: 6 + 1 = 7. Hasil: 702 |
Asesmen Formatif (HOTS)
I. Pilihan Ganda
- Hasil dari 150 x 6 adalah... (A. 800, B. 900, C. 850, D. 950)
- Sebuah toko memiliki 12 kotak apel. Setiap kotak berisi 25 buah apel. Jumlah seluruh apel adalah... (A. 250, B. 300, C. 350, D. 400)
- Bilangan 215 dikalikan 4 menghasilkan... (A. 840, B. 850, C. 860, D. 870)
- Jika satu mobil dapat mengangkut 8 orang, maka 112 mobil dapat mengangkut... orang. (A. 896, B. 886, C. 876, D. 866)
- Hasil perkalian 42 x 8 adalah... (A. 326, B. 336, C. 346, D. 356)
II. Isian
- 125 x 5 = ____
- 208 x 3 = ____
- Hasil dari 75 dikali 6 adalah ____
III. Esai
- Sebuah perpustakaan menerima 8 kardus buku baru. Setiap kardus berisi 112 buku. Berapa total buku baru yang diterima perpustakaan tersebut?
- Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 65 km per jam. Berapa jarak yang ditempuh mobil tersebut setelah berjalan selama 8 jam?
Klik untuk Kunci Jawaban Matematika
PG: 1. B, 2. B, 3. C, 4. A, 5. B
Isian: 1. 625, 2. 624, 3. 450
Esai: 1. 8 x 112 = 896 buku. 2. 65 x 8 = 520 km.
1. Kesimpulan Materi: Perkalian adalah penjumlahan berulang. Teknik susun pendek memudahkan kita menghitung bilangan ratusan dengan cepat.
2. Refleksi Pembelajaran: Bagian mana yang menurutmu paling sulit dalam perkalian susun?
3. Kendala: Siswa terkadang lupa menjumlahkan angka yang disimpan.
4. Tindak Lanjut: Memberikan latihan tambahan bagi siswa yang belum lancar menyimpan angka.
5. Jumlah Siswa Paham: | Belum Paham:
2. Seni Rupa: Eksplorasi Tekstur
Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mengidentifikasi, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan unsur-unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur).
Tujuan Pembelajaran (TP): Mengetahui teknik pembuatan tekstur.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Mengidentifikasi berbagai jenis tekstur (kasar, halus, licin) di lingkungan sekolah.
- Mempelajari teknik Frottage (menjiplak tekstur benda nyata).
- Mempelajari teknik Grattage (menggores lapisan warna krayon).
- Menciptakan karya seni rupa kreatif menggunakan teknik tekstur (HOTS).
Model / Metode Pembelajaran: Discovery Learning dengan metode Demonstrasi dan Praktik. Alasan: Seni rupa adalah mata pelajaran psikomotorik yang memerlukan praktek langsung untuk memahami teknik.
Penjabaran Materi
📺 Video Pembelajaran: Teknik Membuat TeksturTeknik Pembuatan Tekstur:
1. Frottage: Meletakkan kertas di atas benda bertekstur (daun, koin) lalu mengarsirnya dengan pensil/krayon.
2. Grattage: Mewarnai kertas dengan krayon warna-warni, menutupnya dengan krayon hitam, lalu menggoresnya dengan alat runcing.
Contoh Eksperimen:
| Teknik Frottage | Teknik Grattage |
|---|---|
| Menjiplak permukaan uang logam atau daun kering. | Membuat gambar pemandangan dengan goresan pada lapisan krayon hitam. |
Asesmen Formatif (HOTS)
I. Pilihan Ganda
- Teknik membuat tekstur dengan cara menjiplak permukaan benda disebut... (A. Grattage, B. Frottage, C. Mozaik, D. Kolase)
- Alat yang digunakan untuk teknik grattage biasanya bersifat... (A. Tumpul, B. Runcing, C. Lembut, D. Basah)
- Tekstur yang dapat dirasakan dengan sentuhan tangan disebut tekstur... (A. Maya, B. Nyata, C. Visual, D. Semu)
- Krayon hitam pada teknik grattage berfungsi sebagai... (A. Dasar warna, B. Penutup lapisan, C. Hiasan, D. Perekat)
- Contoh benda yang memiliki tekstur kasar adalah... (A. Kaca, B. Kulit kayu, C. Plastik, D. Kertas HVS)
II. Isian
- Tekstur yang hanya bisa dilihat tapi terasa halus saat disentuh disebut tekstur ____
- Menggores lapisan warna krayon untuk membuat pola disebut teknik ____
- Permukaan daun yang menonjol akan menghasilkan tekstur ____ saat dijiplak.
III. Esai
- Jelaskan langkah-langkah membuat karya seni dengan teknik Grattage!
- Mengapa seorang seniman perlu memberikan tekstur pada karya lukisannya? Jelaskan alasannya!
Klik untuk Kunci Jawaban Seni Rupa
PG: 1. B, 2. B, 3. B, 4. B, 5. B
Isian: 1. Maya/Visual, 2. Grattage, 3. Kasar/Berpola
Esai: 1. Mewarnai dasar dengan krayon warna cerah, tutup dengan krayon hitam pekat, gores pola menggunakan lidi/tusuk gigi. 2. Untuk memberikan kesan lebih hidup, nyata, dan menarik secara visual maupun perabaan.
1. Kesimpulan Materi: Tekstur menambah nilai keindahan pada karya. Teknik frottage dan grattage adalah cara sederhana namun kreatif untuk mengeksplorasi tekstur.
2. Refleksi Pembelajaran: Teknik manakah yang lebih kamu sukai, Frottage atau Grattage? Mengapa?
3. Kendala: Krayon hitam seringkali kurang menutupi warna dasar dengan sempurna.
4. Tindak Lanjut: Menggunakan krayon yang lebih lunak (oil pastel) agar teknik grattage lebih mudah.
5. Jumlah Siswa Paham: | Belum Paham:
3. IPAS: Gaya di Sekitar Kita
Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mengidentifikasi ragam gaya yang terlibat dalam aktivitas sehari-hari dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.
Tujuan Pembelajaran (TP): Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Mendefinisikan gaya sebagai tarikan atau dorongan pada benda.
- Mengklasifikasikan jenis-jenis gaya (otot, gesek, magnet, gravitasi, pegas, listrik).
- Menganalisis pengaruh gaya terhadap perubahan gerak dan bentuk benda.
- Menerapkan konsep gaya untuk memecahkan masalah mekanik sederhana (HOTS).
Model / Metode Pembelajaran: Inkuiri Terbimbing dengan metode Eksperimen Sederhana. Alasan: Siswa akan lebih paham pengaruh gaya jika mereka mencobanya sendiri pada benda-benda nyata.
Penjabaran Materi
📺 Video Pembelajaran: Pengaruh GayaJenis Gaya dan Pengaruhnya:
Gaya dapat menyebabkan benda diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi diam, berubah arah, atau berubah bentuk.
| Jenis Gaya | Contoh Aktivitas |
|---|---|
| Gaya Otot | Menendang bola, mengangkat tas sekolah. |
| Gaya Gesek | Mengerem sepeda, menghapus papan tulis. |
| Gaya Pegas | Menarik katapel, menggunakan pulpen cetek. |
| Gaya Gravitasi | Buah jatuh dari pohon ke tanah. |
Asesmen Formatif (HOTS)
I. Pilihan Ganda
- Gaya yang digunakan saat kita menarik pintu adalah gaya... (A. Magnet, B. Otot, C. Gravitasi, D. Pegas)
- Pengaruh gaya saat kita meremas kaleng bekas adalah... (A. Berubah arah, B. Berubah bentuk, C. Menjadi diam, D. Menjadi cepat)
- Gaya yang bekerja pada kompas untuk menunjukkan arah utara adalah... (A. Gesek, B. Otot, C. Magnet, D. Listrik)
- Seorang kiper menangkap bola yang ditendang lawan. Hal ini menunjukkan gaya dapat membuat... (A. Benda diam jadi bergerak, B. Benda bergerak jadi diam, C. Benda berubah bentuk, D. Benda bertambah panas)
- Gaya gesek akan semakin besar jika permukaan benda bersifat... (A. Licin, B. Halus, C. Kasar, D. Basah)
II. Isian
- Gaya tarik bumi yang menyebabkan benda jatuh ke bawah disebut gaya ____
- Menekan plastisin hingga pipih menunjukkan bahwa gaya dapat mengubah ____ benda.
- Ban mobil dibuat beralur agar gaya ____ dengan jalan semakin besar.
III. Esai
- Sebutkan 3 aktivitas di sekolah yang memanfaatkan gaya gesek! Jelaskan manfaatnya!
- Mengapa saat kita melempar bola ke atas, bola tersebut akan selalu kembali ke bawah? Gaya apa yang bekerja? Jelaskan!
Klik untuk Kunci Jawaban IPAS
PG: 1. B, 2. B, 3. C, 4. B, 5. C
Isian: 1. Gravitasi, 2. Bentuk, 3. Gesek
Esai: 1. Menghapus papan tulis (membersihkan tulisan), Berjalan di lantai (agar tidak terpeleset), Mengerem sepeda (untuk berhenti). 2. Karena adanya gaya gravitasi bumi yang menarik semua benda ke pusat bumi.
1. Kesimpulan Materi: Gaya adalah tarikan atau dorongan. Tanpa gaya, benda tidak dapat bergerak atau berubah bentuk.
2. Refleksi Pembelajaran: Gaya manakah yang menurutmu paling bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari?
3. Kendala: Beberapa siswa kesulitan membedakan gaya magnet dan gaya listrik statis.
4. Tindak Lanjut: Melakukan demonstrasi listrik statis dengan penggaris plastik dan potongan kertas.
5. Jumlah Siswa Paham: | Belum Paham:
© 2026 Muhammad Solihin, S.Pd., Gr | SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
0 komentar:
Posting Komentar