Materi Ajar Kelas 4 Zainab
SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Senin, 21 September 2026
Belajar dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful
Pelajaran 1 — Pendidikan Pancasila
Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Hari / Tanggal : Senin / 21 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Materi : Aturan di lingkungan sekitar
Pertemuan Ke : 1
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan aturan, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai kesepakatan, serta bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari sesuai nilai-nilai Pancasila.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat memahami dan membuat aturan di lingkungan tempat tinggal.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid menyadari aturan yang berlaku dan memperhatikan dampaknya terhadap ketertiban lingkungan.
- Meaningful: murid menghubungkan aturan dengan pengalaman di rumah dan tempat tinggal.
- Joyful: murid menyusun kartu aturan melalui permainan kelompok dan mempresentasikan hasilnya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi contoh aturan di lingkungan tempat tinggal serta menjelaskan tujuan dan manfaatnya.
- Murid menyusun aturan sederhana yang adil dan dapat dilaksanakan untuk menjaga ketertiban lingkungan tempat tinggal.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ
Yā ayyuhallażīna āmanū aufū bil-‘uqūd.
“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji.” (QS. Al-Mā’idah: 1)
Ayat ini mengajarkan bahwa kesepakatan harus dipenuhi. Aturan lingkungan merupakan kesepakatan bersama yang perlu ditaati agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.
2. Pengajaran Materi
Aturan adalah ketentuan atau kesepakatan yang mengatur perilaku agar kehidupan bersama berjalan tertib. Aturan dapat dibuat di rumah, sekolah, maupun lingkungan tempat tinggal.
Aturan yang baik harus jelas, adil, dapat dilakukan, disepakati bersama, dan memiliki konsekuensi yang mendidik. Saat membuat aturan, kita perlu mendengarkan pendapat orang lain dan memikirkan kepentingan bersama.
| Lingkungan | Contoh Aturan | Manfaat |
|---|---|---|
| Rumah | Merapikan tempat tidur dan meminta izin sebelum keluar. | Melatih tanggung jawab dan menjaga kepercayaan. |
| Sekolah | Datang tepat waktu, antre, dan menjaga kebersihan. | Menciptakan suasana belajar yang tertib. |
| Tempat tinggal | Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga ketenangan. | Lingkungan bersih, sehat, dan nyaman. |
Jawaban contoh: Warga wajib membuang sampah pada tempatnya dan mengikuti kerja bakti membersihkan selokan.
Jawaban contoh: Menentukan waktu bermain, misalnya sampai pukul 17.30, dengan tetap menyediakan waktu bermain yang cukup.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. hanya anak-anak yang bertugas
B. setiap keluarga mendapat jadwal sesuai kesepakatan
C. keluarga dekat jalan bekerja setiap hari
D. aturan ditentukan satu orang
A. mempermalukannya
B. membiarkan
C. mengingatkan dengan sopan dan mencari penyebabnya bersama
D. membuang sampah ke rumahnya
A. agar satu orang menang
B. agar semua pihak dapat menyampaikan pendapat dan merasa bertanggung jawab
C. agar aturan panjang
D. agar tidak ada yang bertanya
A. melarang semua perbaikan
B. membicarakan waktu yang tidak mengganggu dan menyepakatinya
C. membiarkan bising kapan saja
D. langsung melapor
A. hanya kelompokmu yang boleh memakai
B. boleh merusak tanaman
C. menggunakan taman dengan tertib dan ikut merawatnya
D. semua tanaman boleh dipetik
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Aturan adalah kesepakatan untuk menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan. Aturan harus dipahami, disepakati, dan dilaksanakan dengan tanggung jawab.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 2 — Matematika
Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran : Matematika
Hari / Tanggal : Senin / 21 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Materi : Mengenal kelipatan dan faktor
Pertemuan Ke : 4
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu melakukan operasi hitung bilangan cacah serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Peserta didik mampu menggunakan strategi berhitung, membuat representasi, dan menjelaskan alasan dari penyelesaian masalah matematika dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid mengenal kelipatan dan faktor.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati pola bilangan dan memeriksa kembali hasil pembagian.
- Meaningful: murid menghubungkan kelipatan dan faktor dengan jadwal, pembagian benda, dan pengelompokan.
- Joyful: murid bermain kartu kelipatan dan faktor secara berkelompok.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid menentukan kelipatan suatu bilangan dengan penjumlahan berulang atau perkalian.
- Murid menentukan faktor suatu bilangan melalui pasangan perkalian dan menerapkannya untuk memecahkan masalah sederhana.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍ
Wa in kāna żū ‘usratin fanaẓiratun ilā maisarah.
“Dan jika orang yang berutang itu dalam kesulitan, maka berilah tenggang waktu sampai dia memperoleh kelapangan.” (QS. Al-Baqarah: 280)
Ayat ini mengajarkan sikap tertib, adil, dan bijaksana dalam mengatur pembagian waktu atau tanggung jawab. Dalam matematika, kelipatan dan faktor membantu kita membuat pengelompokan dan jadwal yang teratur.
2. Pengajaran Materi
A. Kelipatan
Kelipatan suatu bilangan adalah hasil perkalian bilangan tersebut dengan 1, 2, 3, 4, dan seterusnya. Kelipatan juga dapat ditemukan dengan penjumlahan berulang.
Kelipatan 4: 4, 8, 12, 16, 20, 24, … karena 4 × 1 = 4, 4 × 2 = 8, 4 × 3 = 12, dan seterusnya.
B. Faktor
Faktor suatu bilangan adalah bilangan yang dapat membagi habis bilangan tersebut. Faktor 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12 karena semua bilangan tersebut membagi 12 tanpa sisa.
| Konsep | Cara Menentukan | Contoh |
|---|---|---|
| Kelipatan 5 | 5 × 1, 5 × 2, 5 × 3, … | 5, 10, 15, 20, 25, … |
| Faktor 18 | Mencari pasangan perkalian yang hasilnya 18. | 1×18, 2×9, 3×6 → 1, 2, 3, 6, 9, 18. |
Perbedaan penting: kelipatan suatu bilangan tidak berakhir, sedangkan faktor suatu bilangan jumlahnya terbatas. Bilangan yang menjadi kelipatan dari dua bilangan disebut kelipatan persekutuan. Bilangan yang menjadi faktor dari dua bilangan disebut faktor persekutuan.
Jawaban: 6, 12, 18, 24, dan 30.
Jawaban: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24.
Jawaban: Kelipatan 4: 4, 8, 12; kelipatan 6: 6, 12. Jadi, keduanya menyala bersama lagi setelah 12 detik.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. 4, 8, 12
B. 3, 6, 9
C. 2, 5, 8
D. 1, 4, 7
A. 5
B. 7
C. 9
D. 11
A. 07.08
B. 07.13
C. 07.20
D. 07.40
A. 5
B. 7
C. 8
D. 10
A. benar, semua bilangan kecil adalah faktor
B. salah, karena 18 tidak habis dibagi 4
C. benar, karena 4 adalah kelipatan 18
D. salah, karena faktor harus lebih besar
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Kelipatan diperoleh dari hasil perkalian suatu bilangan dengan bilangan asli, sedangkan faktor adalah bilangan yang membagi habis suatu bilangan. Kelipatan dan faktor membantu menyelesaikan masalah jadwal, pengelompokan, dan pembagian benda.
Refleksi Pembelajaran
Pelajaran 3 — IPAS
Identitas
Nama Guru : Muhammad Solihin, S.Pd., Gr
Mata Pelajaran : IPAS
Hari / Tanggal : Senin / 21 September 2026
Fase / Kelas : B / 4 Zainab
Materi : Menyelidiki gaya magnet
Pertemuan Ke : 4
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami berbagai bentuk gaya dan pengaruhnya terhadap gerak, arah, serta bentuk benda. Peserta didik mampu melakukan penyelidikan sederhana menggunakan benda-benda di sekitar, mencatat hasil pengamatan, dan menyampaikan kesimpulan berdasarkan bukti.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.
Fokus kegiatan: menyelidiki gaya magnet dan pengaruhnya terhadap benda.
Tujuan Pembelajaran Mamijoy
- Mindful: murid mengamati benda secara teliti dan mencatat hasil percobaan tanpa mengubah data.
- Meaningful: murid menghubungkan gaya magnet dengan benda di sekitar, seperti pintu kulkas, kompas, dan alat permainan.
- Joyful: murid melakukan permainan “detektif magnet” untuk mengelompokkan benda yang tertarik dan tidak tertarik magnet.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Murid mengidentifikasi magnet dan mengelompokkan benda berdasarkan dapat atau tidaknya benda ditarik magnet.
- Murid menjelaskan pengaruh gaya magnet terhadap gerak benda melalui percobaan sederhana dan menyampaikan kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan.
Pembahasan Materi
1. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrohim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang sudah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan serta Ar Razzaq yang Maha Pemberi Rezeki.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ
Wa alqainā fīhā rawāsiya an tamīda bihim.
“Dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh agar bumi itu tidak guncang bersama mereka.” (QS. Al-Anbiyā’: 31)
Ayat ini mengajak kita memperhatikan gaya dan kekuatan yang bekerja pada alam. Dalam pembelajaran, kita menyelidiki gaya magnet melalui pengamatan agar memahami bahwa gaya dapat memengaruhi benda tanpa harus menyentuhnya secara langsung.
2. Pengajaran Materi
A. Pengertian gaya magnet
Gaya magnet adalah gaya tarik atau tolak yang ditimbulkan oleh magnet. Magnet dapat menarik benda-benda tertentu tanpa bersentuhan langsung. Benda yang dapat ditarik magnet umumnya mengandung besi atau baja, misalnya klip kertas, paku, jarum, dan beberapa tutup botol.
B. Sifat-sifat magnet
- Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.
- Kutub senama saling tolak-menolak.
- Kutub tidak senama saling tarik-menarik.
- Gaya magnet paling kuat berada di sekitar kutub.
- Gaya magnet dapat menembus benda tertentu, seperti kertas tipis, tetapi kekuatannya berkurang jika jarak bertambah.
| Benda | Prediksi | Alasan |
|---|---|---|
| Klip kertas besi | Tertarik magnet | Mengandung besi. |
| Paku besi | Tertarik magnet | Mengandung besi. |
| Pensil kayu | Tidak tertarik magnet | Kayu bukan bahan magnetik. |
| Penghapus karet | Tidak tertarik magnet | Karet bukan bahan magnetik. |
| Uang logam | Perlu diuji | Jenis logam berbeda-beda. |
C. Langkah penyelidikan sederhana
- Siapkan magnet dan beberapa benda aman di sekitar kelas.
- Buat prediksi: benda mana yang tertarik dan tidak tertarik.
- Dekatkan magnet pada setiap benda tanpa memaksa.
- Catat hasil pengamatan dalam tabel.
- Bandingkan prediksi dengan hasil percobaan.
- Buat kesimpulan berdasarkan data, bukan sekadar dugaan.
Jawaban: Gaya magnet dapat bekerja tanpa sentuhan langsung dan dapat menembus benda tipis tertentu.
Jawaban: Kedua magnet saling tolak-menolak karena kutub yang berhadapan sama.
Video Pembelajaran
Asesmen Formatif Berbasis HOTS
A. Pilihan Ganda
A. klip kertas dan paku
B. pensil dan penghapus
C. penghapus dan klip kertas
D. pensil dan paku kayu
A. magnet hanya bekerja jika menyentuh benda
B. gaya magnet dapat menembus benda tertentu dan dipengaruhi jarak atau ketebalan penghalang
C. semua benda dapat ditarik magnet
D. kertas lebih kuat daripada magnet
A. tarik-menarik
B. tolak-menolak
C. diam tanpa gaya
D. meleleh
A. hanya mencatat benda yang sesuai dugaan
B. melakukan pengujian dengan cara yang sama dan mencatat semua hasil
C. mengganti magnet setiap kali mencoba
D. memaksa magnet menempel pada semua benda
A. gaya magnet
B. gaya cahaya
C. gaya bunyi
D. gaya panas
B. Isian
C. Esai
Kesimpulan
Ringkasan inti materi: Gaya magnet merupakan gaya tarik atau tolak yang dapat bekerja pada benda tertentu, bahkan tanpa sentuhan langsung. Magnet memiliki kutub utara dan selatan; kutub senama tolak-menolak, sedangkan kutub tidak senama tarik-menarik. Penyelidikan harus dilakukan dengan teliti dan hasilnya dicatat berdasarkan pengamatan.
0 komentar:
Posting Komentar